Jeruk, Sumber Vitamin C yang Baik untuk Tubuh

Pertanianku— Sudah bukan rahasia kalau jeruk merupakan sumber vitamin C yang baik bagi tubuh. Dalam 100 gram buah jeruk terkandung 49 mg vitamin C atau setara dengan 75 persen dari kebutuhan vitamin C harian. Vitamin C jeruk bisa menjadi pilihan alternatif jika Anda jarang mengonsumsi vitamin C harian.

vitamin C jeruk
foto: Pertanianku

Kandungan vitamin C pada jeruk dilengkapi dengan senyawa flavonoid dan limonin sehingga berkhasiat sebagai anitoksidan yang dapat meningkatkan sistem imun tubuh untuk melawan penyakit yang disebabkan oleh radikal bebas.

Senyawa limonin juga berkhasiat untuk menghambat proses perbanyakan virus HIV, berguna untuk detoksifikasi, antimalarial, antimikroba, dan menurunkan kadar kolesterol. Menurut penelitian yang dilakukan di Jepang, senyawa limonin mampu menghambat senyawa karsinogen di dalam tubuh.

Selain berguna untuk menjaga daya tahan tubuh, khasiat antioksidan jeruk untuk menjaga kesehatan kulit. Kulit akan terhindar dari kerusakan sel-sel kulit yang terjadi akibat serangan radikal bebas. Dengan begitu, proses peremajaan kulit akan terus berlangsung meski seseorang sudah berumur kepala lima.

Manfaat lain dari jeruk adalah memberikan rasa kenyang yang lebih lama. Serat yang terkandung di dalam jeruk adalah serat tidak larut air, seperti selulosa, hemiselulosa, dan lignin. Namun, ada juga beberapa serat yang larut di dalam air. Serat tersebut bisa memperlambat waktu pengosongan lambung sehingga seseorang merasakan efek kenyang yang lebih lama.

Selain itu, serat-serat tersebut juga memperpendek waktu transit dan memperbesar volume feses sehingga zat-zat yang tidak diperlukan di dalam tubuh bisa langsung dikeluarkan melalui feses.

Serat yang ada di dalam jeruk juga berikatan dengan enzim dan zat gizi yang ada di dalam saluran pencernaan. Kondisi tersebut akan memberikan efek, seperti berkurangnya penyerapan lemak dengan mengikat asam lemak, kolesterol, dan garam empedu di saluran cerna. Dengan begitu, jeruk mampu menurunkan kadar kolesterol di dalam darah.

Baca Juga:  Trik Mengatasi Hama Bawang Merah Tanpa Pestisida Kimia

Jeruk lebih sering dikonsumsi sebagai buah segar karena daging buahnya terasa manis, terkadang asam, dan menyegarkan. Namun, tak jarang jeruk diolah menjadi jus, sari buah, sirup, manisan, selai, dan lain-lain.