Jokowi Dorong Pembangunan Kawasan Food Estate Segera Diselesaikan

Pertanianku — Presiden Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan bahwa sektor pertanian merupakan posisi sentral selama masa pandemi Covid-19. Oleh karena itu, Presiden Jokowi mengimbau untuk tetap berhati-hati dan terus memantau distribusi barang antarnegara selama masa pembatasan mobilitas warga. Dalam Rapat Kerja Nasional Pembangunan Pertanian Tahun 2021, Presiden Jokowi juga mendorong agar pembangunan kawasan food estate segera diselesaikan.

food estate
foto: Pixabay

“Dalam mengatasi masalah yang terjadi saat ini, kita harus membangun program pertanian yang berbasis economic of scale (skala luas), untuk itu kenapa saya dorong food estate harus segera diselesaikan,” ungkap Presiden Joko Widodo seperti dikutip dari laman pertanian.go.id.

Presiden Jokowi berharap kawasan food estate yang sedang dibangun di Provinsi Kalimantan Tengah bisa segera diselesaikan agar bisa segera dilakukan evaluasi. Evaluasi tersebut bertujuan untuk melihat apa saja kendala yang terjadi di lapangan sehingga program berjalan dengan baik dan dapat menjadi contoh untuk provinsi-provinsi lain.

Presiden Jokowi menegaskan bahwa untuk memenuhi seluruh kebutuhan masyarakat Indonesia yang berjumlah lebih kurang 273 juta penduduk harus dilakukan dengan pembangunan pertanian secara detail dan menggunakan skala luas.

“Inilah cara pembangunan pertanian yang harus kita tuju, yaitu melalui skala luas dan menggunakan teknologi pertanian, sehingga nantinya harga pokok produksi bisa bersaing dengan harga komoditas yang sama dengan negara lain,” tegas Presiden Jokowi.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Presiden Jokowi yang berkenan hadir memberikan arahan pada Rakernas tersebut.

Syahrul mengungkapkan bahwa saat ini Kementerian Pertanian (Kementan) telah menetapkan arah kebijakan pertanian, yaitu Pertanian Maju Mandiri Modern. Membangun pertanian yang maju, mandiri, dan modern merupakan tantangan bagi Kementan di tengah wabah Covid-19 yang masih terus menghantam kondisi perekonomian Indonesia dan dunia.

Baca Juga:  Hama Terung yang Wajib Diwaspadai

Menindaklanjuti arahan Presiden Jokowi, Mentan Syahrul menyampaikan saat ini Kementan sudah melakukan upaya terobosan melalui pengembangan kawasan pertanian skala luas, yaitu food estate dan program korporasi pertanian di 6 provinsi serta memperluas areal tanam.

Kementan juga telah menyiapkan strategi untuk menjaga ketahanan pangan, yaitu dengan meningkatkan produktivitas, kemudian melakukan program pendukung yang sudah diformat 5 cara bertindak (CB) sesuai arahan yang langsung diberikan Presiden Joko Widodo.


loading...