Jurus Jitu Membuat Tanaman Tomat Panen Setiap Hari

Pertanianku — Tanaman tomat dengan tipe determinate yang umumnya ditanam di dataran rendah dapat dipanen setiap tiga hari sekali. Sementara itu, tanaman tomat yang tumbuh di tipe indeterminate dapat dipanen setiap 4—5 hari sekali. Periode panen tomat memang berbeda-beda, bergantung pada sistem budidaya dan tingkat kesuburan tanah. Selain itu, jenis tomat yang digunakan juga memengaruhi banyaknya panen yang dapat dilakukan.

panen tomat
foto: pertanianku

Tahukah Anda, sebenarnya panen tomat dapat dipanen setiap hari secara berkesinambungan. Ada beberapa jurus jitu untuk membuat panen tomat dilakukan setiap hari, simak ulasannya di bawah ini.

Penanaman selang waktu satu bulan

Panen tomat setiap hari dapat tercapai melalui teknik penanaman yang dilakukan dengan selang waktu satu bulan. Dengan demikian, Anda dapat memanen tomat sesuai dengan kebutuhan atau sesuai dengan permintaan pasar. Penanaman ini dilakukan dengan cara menanam beberapa baris tomat pada bulan pertama, kemudian beberapa baris kemudian ditanam setelah tanaman kloter pertama sudah berumur satu bulan.

Panen perdana dan panen kedua biasanya akan menghasilkan tomat sebanyak 5—10 persen dari total panen. Puncak panen dapat terjadi saat panen ke-4 dan ke-5.

Tanaman tomat yang ditanam untuk keperluan konsumsi pribadi

Untuk tanaman tomat yang ditanam di lahan pekarangan dengan menggunakan pot atau polibag, Anda harus memerhatikan jumlah yang akan dipanen dan tujuan yang ingin dicapai. Jika hanya untuk memenuhi kebutuhan konsumsi pribadi sehari-hari, Anda perlu menanam dua tanaman tiap bulannya karena setiap tanaman sudah mulai panen 60 hari setelah tanam serta panen ke-1 dan ke-2 dengan jumlah panen sekitar 2—3 buah.

Jika Anda men

Pertanianku — Tanaman tomat dengan tipe determinate yang umumnya ditanam di dataran rendah dapat dipanen setiap tiga hari sekali. Sementara itu, tanaman tomat yang tumbuh di tipe indeterminate dapat dipanen setiap 4—5 hari sekali. Periode panen tomat memang berbeda-beda, bergantung pada sistem budidaya dan tingkat kesuburan tanah. Selain itu, jenis tomat yang digunakan juga memengaruhi banyaknya panen yang dapat dilakukan.

Baca Juga:  Kenali Penyakit yang Sering Menyerang Tanaman Tomat

Tahukah Anda, sebenarnya panen tomat dapat dipanen setiap hari secara berkesinambungan. Ada beberapa jurus jitu untuk membuat panen tomat dilakukan setiap hari, simak ulasannya di bawah ini.

Penanaman selang waktu satu bulan

Panen tomat setiap hari dapat tercapai melalui teknik penanaman yang dilakukan dengan selang waktu satu bulan. Dengan demikian, Anda dapat memanen tomat sesuai dengan kebutuhan atau sesuai dengan permintaan pasar. Penanaman ini dilakukan dengan cara menanam beberapa baris tomat pada bulan pertama, kemudian beberapa baris kemudian ditanam setelah tanaman kloter pertama sudah berumur satu bulan.

Panen perdana dan panen kedua biasanya akan menghasilkan tomat sebanyak 5—10 persen dari total panen. Puncak panen dapat terjadi saat panen ke-4 dan ke-5.

Tanaman tomat yang ditanam untuk keperluan konsumsi pribadi

Untuk tanaman tomat yang ditanam di lahan pekarangan dengan menggunakan pot atau polibag, Anda harus memerhatikan jumlah yang akan dipanen dan tujuan yang ingin dicapai. Jika hanya untuk memenuhi kebutuhan konsumsi pribadi sehari-hari, Anda perlu menanam dua tanaman tiap bulannya karena setiap tanaman sudah mulai panen 60 hari setelah tanam serta panen ke-1 dan ke-2 dengan jumlah panen sekitar 2—3 buah.

Jika Anda menggunakan tanaman indeterminate yang ditanam di pot dan di wilayah dataran tinggi, disarankan menggunakan rambatan tanaman pada lanjaran yang tinggi. Lanjaran tersebut dapat menggunakan kawat atau pergola. Rambatan tersebut dapat menyebabkan umur tanaman menjadi lebih panjang. Apalagi, jika didukung dengan asupan pupuk dan kesehatan tanaman tetap terjaga dengan baik.

Anda tidak perlu melakukan pemucukan atau topping seperti tanaman yang ditanam di lahan terbuka.

gunakan tanaman indeterminate yang ditanam di pot dan di wilayah dataran tinggi, disarankan menggunakan rambatan tanaman pada lanjaran yang tinggi. Lanjaran tersebut dapat menggunakan kawat atau pergola. Rambatan tersebut dapat menyebabkan umur tanaman menjadi lebih panjang. Apalagi, jika didukung dengan asupan pupuk dan kesehatan tanaman tetap terjaga dengan baik.

Baca Juga:  Langkah Tepat Memelihara Tanaman Tomat dari Serangan Hama dan Penyakit

Anda tidak perlu melakukan pemucukan atau topping seperti tanaman yang ditanam di lahan terbuka.