Jurus Jitu Mengusir Hama Tikus Padi di Lahan Rawa

Pertanianku— Salah satu hama paling mengganggu tanaman padi yang ditanam di lahan rawa adalah tikus. Hama ini bisa menyebabkan tanaman rusak hingga 25 persen. Selain itu, tikus merupakan hama yang mudah berkembang biak, mudah beradaptasi dengan lingkungan hidup, dan memiliki sumber pakan alternatif. Oleh karena itu, jika petani tidak mengusir hama tikus secepatnya, dikhawatirkan jumlahnya akan terus bertambah tidak terkendali.

mengusir hama tikus
foto: pixabay

Ada banyak cara untuk mengusir hama tikus di lahan pertanian. Setiap cara bisa disesuaikan dengan kondisi lahan yang digunakan. Salah satu jenis lahan yang sering digunakan menanam padi adalah lahan rawa.

Mengusir hama tikus di lahan rawa bisa menggunakan alat fumigasi yang bernama ratel. Alat ini berbentuk tabung dengan panjang 12 cm dan diameter 1,5 cm. Pada salah satu bagian ujung alat dilengkapi dengan sumbu untuk membakar ramuan fumigasi, sedangkan bagian ujung lainnya ditutup rapat.

Loading...

Jika sumbu tersebut dibakar, api akan merambat dengan cepat di dalam tabung. Dari dalam tabung akan mengeluarkan asap putih dan api yang kuat, tetapi tidak akan menimbulkan ledakan.

Masukkan asap dan api alat fumigasi tersebut ke lubang yang menjadi tempat tikus bersarang. Asap tersebut akan memenuhi seluruh isi lubang tersebut dan kandungan oksigen di dalam lubang pun semakin menipis. Akibatnya, tikus akan mengalami sesak napas dan mati.

Pengendalian menggunakan ratel ini bisa dilakukan untuk setiap lubang yang dijadikan sarang oleh tikus. Alat ini sudah terbukti dapat membunuh tikus dengan tinggginya akan kematian tikus akibat alat ini.

Tikus bunting dan tikus yang baru melahirkan juga bisa diatasi dengan alat fumigasi ini. Bahkan, angka kematiannya jauh lebih tinggi dibanding stadia umur tikus yang lain. Hal ini karena tikus bunting dan tikus yang baru melahirkan lebih sering berada di dalam sarang.

Baca Juga:  Elpiji Alami dari Kotoran Sapi

Ratel bisa mengendalikan populasi hama tikus di lahan rawa sebesar 80 persen hingga 90 persen. Selain menggunakan ratel, Anda juga bisa menggunakan teknik emposan untuk mengatasi hama tikus.

 

 

 

 

Loading...
Loading...