Jurus Jitu Pemberian Pakan yang Dapat Meningkatkan Produksi Sapi Perah

Pertanianku— Pakan yang diberikan pada sapi perah menjadi salah satu kunci produksi sapi perah. Tidak hanya jenis pakan sapi perah yang perlu diperhatikan, tetapi Anda juga perlu memerhatikan cara pemberian pakan tersebut agar pakan dapat bekerja secara optimal sehingga produksi susu menjadi meningkat. Berikut ini beberapa kiat pemberian pakan sapi perah yang dapat Anda ikuti.

pakan sapi perah
foto: Pertanianku

Berikan pakan hijauan segar

Pakan hijauan yang diberikan sebaiknya dalam kondisi yang segar jika memungkinkan seperti pada musim hujan, saat jumlah hijauan sedang melimpah. Pakan hijauan yang bagus untuk sapi perah adalah rumput king grass dan indigofera. Namun, jika kedua hijauan tersebut sulit didapatkan, Anda dapat memanfaatkan polong lamtoro.

Komposisi pakan hijauan

Perbandingan pakan hijauan dan polong lamtoro yang dapat Anda gunakan ialah 8:2. Formula pakan tersebut dapat diberikan sebanyak tiga kali pada pagi pukul 06:00, siang pukul 12:00, dan sore pukul 18:00. Pakan hijauan yang diberikan sebanyak 10 persen dari bobot tubuh sapi. Jika sapi berbobot 300 kg, pakan hijauan yang diberikan sebanyak 30 kg sehari. Pakan hijauan yang diberikan setidaknya mengandung protein sebanyak 14 persen.

Pakan konsentrat

Anda perlu memberikan konsentrat sebanyak dua kali sehari pada pagi pukul 07:00 dan sore pukul 16:00. Agar produksi susu sapi meningkat, Anda perlu memberikan 9,5 kg konsentrat untuk satu sapi setiap hari. Setiap 1 kg konsentrat yang diberikan dapat menghasilkan 2 liter air susu.

Evaluasi pemberian pakan

Jika pakan konsentrat sudah diberikan tetapi sapi tidak kunjung mengalami peningkatan produksi susu, Anda perlu melakukan evaluasi karena ada kesalahan yang mungkin terlewat. Kesalahan bisa saja datang dari jumlah pakan yang diberikan ternyata kurang. Kekurangan pakan dapat menyebabkan sapi kekurangan nutrisi yang seharusnya dipenuhi dari pakan hijauan.

Baca Juga:  Tips Membeli DOD untuk Usaha Ternak Bebek

Tubuh yang kekurangan nutrisi dari pakan hijauan akan sulit menyerap nutrisi di dalam konsentrat dan mengubahnya menjadi energi untuk sapi. Dengan begitu, pemberian konsentrat akan berjalan sia-sia.