Kambing Gembrong, Kambing Unik Asal Bali yang Mulai Langka

    Pertanianku Kambing gembrong merupakan rumpun kambing lokal yang sudah dibudidayakan secara turun-temurun sehingga menjadi kekayaan sumber daya genetik ternak lokal. Kambing ini berasal dari Kabupaten Karangasem, Provinsi Bali.

    kambing gembrong
    foto: http://bibit.ditjenpkh.pertanian.go.id/

    Salah satu daya tarik kambing gembrong adalah bulu yang panjang dan lebat. Warna bulu didominasi oleh warna putih sekitar 61,5 persen, sebagian cokelat muda sekitar 23,08 persen, dan hitam sekitar 15,3 persen. Bahkan, bulu di kepala kambing jantan dapat menutupi bagian muka dan telinganya.

    Ciri khas kambing gembrong, yakni rambut panjang berkisar 20 sampai 30 cm untuk jantan dan 2 sampai 3 cm untuk betina. Sifat keindukan gembrong terbilang baik.

    Penampakan kambing gembrong yang agak berbeda dari kambing lokal lainnya membuat banyak orang yang mengira kambing ini berasal dari Australia.

    Bentuk kepala gembrong ringan dengan profil muka lurus agak cekung, telinga sedang dan terkulai, kambing jantan dan betina sama-sama bertanduk, serta bagian punggung datar sampai melengkung dan ke arah belakang agak meninggi.

    Kambing ini tersebar di wilayah Provinsi Bali dan Provinsi Jawa Timur. Namun, sayangnya saat ini populasi kambing lokal semakin menurun, bahkan terancam punah.

    Ukuran tubuh kambing gembrong 1,25 meter dengan rata-rata bobot lahir tunggal 2 kilogram dan kembar dua 1,5 kilogram. Kambing sudah bisa beranak pertama kali pada umur 24 bulan.  Tingkat kematian prasapih terbilang cukup besar mencapai 20 persen.

    Salah satu tantangan pengembangan kambing gembrong adalah cara perawatan. Gembrong membutuhkan perawatan yang agak berbeda dengan kambing umumnya. Kambing perlu dimandikan dua minggu sekali. Bulu-bulu yang menjuntai ke bawah perlu dikeramasi dan dirapikan agar tidak mengganggu pergerakannya. Kuku kambing juga perlu rutin dipotong agar tidak semakin panjang.

    Pakan kambing berambut panjang ini masih sama seperti kambing umumnya, yaitu tanaman hijau seperti rumput. Pakan tersebut diberikan dua kali sehari. Kambing juga memerlukan pakan tambahan berupa dua butir telur bebek yang diberikan seminggu sekali untuk menjaga vitalitas kambing. Untuk menjaga kondisi kesehatannya, kambing juga bisa diberikan jamu herbal khusus hewan ternak.