Kandang Kambing yang Ideal dan Bagus untuk Perkembangan Ternak

Pertanianku — Sebelum memulai ternak kambing, Anda perlu mempersiapkan kandang kambing yang ideal bagi kambing dan pekerja. Dengan begitu, kambing merasa nyaman berada di dalam kandang dan pekerja tidak kesulitan untuk melakukan pekerjaannya, seperti memberi pakan dan minum, membersihkan kandang dari kotoran, dan merawat kandang.  Berikut ini beberapa kriteria kandang kambing ideal.

kandang kambing ideal
foto: Pertanianku

Kandang yang ideal bagi kambing

Kondisi kandang harus kering, tidak becek, dan tidak lembap. Kandang tersebut harus cukup mendapat sinar matahari dan sistem ventilasi baik. Kandang harus terhindar dari tiupan angin langsung. Letak kandang minimal berjarak 5 meter dari rumah untuk memudahkan pemantauan. Konstruksi kandang harus kuat dan tahan lama. Bahan kandang ekonomis serta mudah didapat.

Tipe kandang

Ada dua tipe kandang yang biasa digunakan di daerah tropis, yaitu kandang pada tanah dan kandang panggung. Adapun spesifikasi kandang pada tanah sebagai berikut.

  • Tinggi bangunannya kurang lebih 2—3 m.
  • Bagian belakang lebih pendek dengan ketinggian 1—1,5 m.
  • Lantainya bisa berupa tanah yang dipadatkan, beton, atau semen agar tidak becek.

Di Indonesia banyak juga peternak yang menggunakan kandang panggung. Berikut ini spesifikasi kandang panggung yang tepat.

  • Tinggi lantai kandang 1—1,5 m di atas permukaan tanah. Hal ini memudahkan dalam membersihkan dan mengumpulkan kotoran.
  • Lantai bisa terbuat dari papan kayu atau belahan bambu.

Bahan pembuat kandang

Bahan kandang mulai dari atap sebaiknya berasal dari bahan yang mudah didapat dan harganya murah. Kandang di daerah tropis mempunyai dinding yang terbuka untuk ventilasi yang lebih baik sehingga memudahkan dalam membuang panas dan tidak terlalu lembap. Sementara itu, tempat pakan dibuat berengsel agar mudah dibersihkan.

Lingkungan kandang

Baca Juga:  Desain Kandang yang Ideal untuk Ternak Sapi

Dalam satu areal perkandangan, dianjurkan terdapat minimal empat petak kandang, yakni kandang pejantan, kandang ternak bunting tua dan ternak menyusui, kandang induk yang baru melahirkan, serta anak yang baru disapih. Dengan begitu, kambing yang sedang menyusui, mengandung, baru melahirkan, dan baru disapih tidak digabung dengan kambing-kambing lainnya.