Kandungan Bahan Organik Jerami Padi yang Wajib Anda Tahu


Pertanianku — Pada beberapa tempat, jerami padi bahkan menjadi limbah yang tidak terpakai. Padahal, bahan organik jerami padi sangat bagus digunakan sebagai media tanam baru. Di beberapa tempat lainnya, jerami padi dimanfaatkan sebagai pakan ternak sapi. Selain itu, jerami padi juga mudah didapatkan.

Bahan Organik Jerami Padi yang Wajib Anda Tahu
Foto: Pixabay

Pemanfaatan jerami padi sebagai media tanam jelas akan mengurangi limbah setelah musim panen terjadi. Jerami padi dapat digunakan sebagai media tanam terbaik karena kandungan protein yang relatif lengkap dibandingkan dengan media tanam lain. Penggunaan jerami padi sebagai media tanam juga minim risiko jika dibandingkan dengan media tanam dari bahan organik lain seperti serabut kelapa.

Kandungan bahan organik

Jerami padi yang melalui proses pembakaran akan mengalami proses kimiawi sehingga kandungan kimianya akan terbuka. Beberapa senyawa yang terdapat pada sekam jerami padi di antaranya kandungan air 9,02%, serat kasar 35,68%, protein kasar 3,03%, karbohidrat dasar 33,71%, lemak 1,18%, abu 17,17%, oksigen 33,64%, karbon 1,33%, hydrogen 1,54%, silica 16,98%, nitrogen 24,70%, selulosa 34,34%, pentose 16,94%, dan lignin  21,40%.

Manfaat sekam jerami padi

Dengan banyaknya kandungan kimia yang terdapat pada sekam jerami padi, tidak heran jika jerami padi menjadi pilihan terbaik untuk media tanam. Kandungan tersebut dapat mendukung pertumbuhan suatu tanaman yang ditanam pada media ini. Berikut ini manfaat sekam jerami padi sebagai media tanam.

  1. Sekam dari jerami padi dapat juga dimanfaatkan sebagai pupuk. Ini dikarenakan sekam jeram padi mampu menyerap dan menyimpan air sehingga dapat digunakan sewaktu-waktu.
  2. Tanah yang subur disebabkan oleh kandungan unsur hara yang tinggi. Sekam jerami padi dapat berperan sebagai penyimpan unsur hara dalam hal ini.
  3. Sekam jerami padi dapat berfungsi sebagai agen penyimpan unsur hara. Berbeda dengan tanah yang harus dipupuk untuk mendapatkan kembali unsur haranya.
  4. Kelemahan dari tanah adalah harus diberi pupuk terus agar kesuburan tanah tetap terjaga. Berbeda dengan sekam jerami padi karena semua kandungan yang dibutuhkan tanaman telah berada di dalamnya.
  5. Berat sekam jerami padi sangat ringan dibandingkan dengan tanah pada umumnya. Hal ini menjadikan sekam jerami padi lebih mudah digunakan sebagai media tanam.
  6. Sekam jerami padi dapat dimanfaatkan untuk media tanam hingga berkali-kali digunakan. Namun, supaya bisa menggunakan hingga beberapa kali, sekam jerami padi harus dirawat secara teratur.
  7. Dalam menyimpan air, sekam dari jerami padi justru lebih unggul dibandingkan dengan tanah biasa.
Baca Juga:  Terobosan Baru Kementan di Sektor Pertanian untuk Solusi Kemiskinan