Kandungan Gizi Jamur Tiram yang Belum Anda Ketahui

Pertanianku — Jamur tiram merupakan komoditas sayuran yang sangat mudah untuk ditemukan karena permintaannya cukup besar. Budidaya jamur tiram pun terbilang cukup mudah untuk dilakukan, bahkan untuk skala rumah tangga. Rasanya yang gurih membuat jamur ini cukup terkenal di kalangan masyarakat Indonesia. Namun, tahukah Anda kandungan gizi jamur tiram sesungguhnya? Kira-kira jamur tiram akan bermanfaat untuk apa, ya?

gizi jamur tiram
foto: pertanianku

Kandungan gizi jamur tiram

Jamur tiram mengandung 5,94 persen protein, 50,59 persen kabohidrat, 1,56 persen serat, dan 0,17 persen lemak. Dalam 100 gram jamur tiram segar diperkirakan mengandung 45,65 kj kalori, 8,9 mg kalsium, 1,9 mg besi, 17,0 mg fosfor, 0,15 mg vitamin B1, 0,75 mg vitamin B2, dan 12,40 mg vitamin C.

Loading...

Lebih aman untuk dikonsumsi

Dibanding daging ayam, jamur tiram memiliki kandungan gizi yang lebih komplit. Oleh karena itu, jamur dianggap mampu menjadi makanan pengganti daging di masa depan. Selain itu, jamur tiram mengandung logam yang jauh di bawah ambang batas yang ditetapkan oleh Fruit Product Order and Prevention of Food Adulteration Acti sehingga jamur tiram lebih aman untuk dikonsumsi.

Menjadi sumber protein alternatif yang baik

Jamur tiram mengandung 9 asam amino esensial. Kandungan asam amino esensial bahan pangan lain, seperti beras sebesar 3,7 persen, gandum sebesar 13,2 persen, dan susu sapi sebesar 25,2 persen. Sementara, jamur tiram mengandung asam amino sebesar 19—35 persen.

Bagus untuk suplemen orang diet

Jamur tiram mengandung serat lignoselulosa yang sangat baik untuk pencernaan. Oleh karena itu, jamur tiram sering dijadikan sebagai suplemen program diet.

Sumber pangan alternatif yang menjanjikan

Selain sebagai sumber protein, jamur juga sering digunakan untuk bahan pangan alternatif oleh penganut vegetarian dan penderita kolesterol tinggi. Pasalnya, kandungan gizi jamur tiram hampir sama dengan daging. Namun, jamur tidak mengandung kolesterol jahat.

Baca Juga:  Pentingnya Belajar Budidaya Jamur dari Pembudidaya yang Sudah Berhasil

Penelitian yang dilakukan USDA (United States Drugs and Administration) pada tikus yang diberikan jamur tiram selama 3 minggu, kadar kolesterol menurun hingga 40 persen.

Bagus untuk antitumor dan anti-oksidan

Jamur tiram juga mengandung senyawa pluran yang dipercaya oleh masyarakat berkhasiat sebagai antitumor dan anti-oksidan bagi tubuh.

Loading...
Loading...