Kandungan Gizi Rumput Laut Cokelat


Pertanianku – Indonesia merupakan negara maritim. Hal inilah yang menjadikan Indonesia memiliki potensi laut yang sangat besar. Salah satunya adalah komoditi rumput laut. Jenis rumput laut yang sangat berpotensi dan bisa dimanfaatkan, yaitu rumput laut cokelat.

Kandungan Gizi Rumput Laut Cokelat

Selama ini pemanfaatan rumput laut cokelat masih sangat minim. Padahal, rumput laut cokelat di Indonesia sangat melimpah. Kandungan gizi rumput laut cokelat, seperti protein, lemak, serat kasar, vitamin, zat antibakteri, dan mineral. Rumput laut cokelat juga mengandung pigmen klorofil A dan C, betakaroten, violasatin, fukosatin, pirenoid, filakoid, cadangan makanan berupa laminaran, serta dinding sel yang mengandung selulosa.

Rumput laut cokelat juga sebagai sumber daya yang potensial karena banyak tumbuh secara alami di perairan Indonesia mulai dari jenis sargassum dan turbinaria. Jenis sargassum panjangnya mencapai 3 cm dan berwarna cokelat.

Alginat merupakan fikokoloid atau hidrokoloid salah satu ekstraksi rumput laut cokelat yang disusun oleh dua unit monomerik, yaitu B-D-mannuronic acid dan a-l-guluronic acid yang banyak digunakan untuk industri pangan ataupun nonpangan. Di perairan Indonesia, rumput laut cokelat penghasil alginat tertinggi berasal dari marga sargassum.

Pemanfaatan alginat dalam bidang pangan sudah banyak digunakan sebagai pengemulsi dan penstabil emulsi untuk es krim. Pensuspensi pada susu cokelat, pembentuk bodi dan tekstur pada yoghurt, produk pangan restrukturisasi (daging dan buah).

Sumber : Buku Pembuatan Tepung Puding Alginat Instan

Baca Juga:  Kisah Petani Malaysia yang Sukses Tanam Durian di Australia