Kandungan Nutrisi Pakan Patin

Pertanianku – Kandungan Nutrisi Pakan Patin Patin akan tumbuh dengan baik bilasemua kebutuhan nutrisinya terpenuhi secara maksimal. Artinya, kebutuhan  terhadap protein, lemak, karbohidrat,vitamin, dan mineral tersedia dalam pakan dengan komposisi dan jumlah yang memadai.

Kandungan Nutrisi Pakan Patin

  1. Protein

Dalam pakan ikan patin, proteinmerupakan unsur yang paling penting karena kualitas pakan ditentukan oleh  kandungan proteinnya. Secara garis besar, fungsi utama protein dalam tubuh ikan adalah sebagai berikut.

1) Sebagai sumber energi.

2) Berperan dalam pertumbuhan maupun pembentukan jaringan tubuh.

3) Mengganti jaringan tubuh yang rusak.

4) Berperan dalam pembentukan gonad (reproduksi).

5) Komponen utama pembentukan enzim dan hormon.

6) Berperan dalam proses metabolisme dalam tubuh ikan.

  1. Lemak

Ikan patin membutuhkan lemak sebagai sumber energi untuk beraktivitas dan membantu penyerapan mineral tertentu. Lemak juga berperan dalam menjaga keseimbangan dan daya apung ikan patin di dalam air. Kandungan lemakpakan yang dibutuhkan oleh sebagian besar jenis ikan, yakni antara 4—16% dengan energi yang dapat dicerna 85— 95%. Lemak yang berlebihan tidak baik bagi kesehatan ikan karena membuat pakan mudah teroksidasi dan menghasilkan bau yang tidak sedap.

  1. Karbohidrat

Karbohidrat merupakan salah satu komponen sumber energi yang berasal dari tumbuhan. Karbohidrat terbentuk melalui proses fotosintesis dengan bantuan sinar matahari. Contoh bahan baku pakan yang mengandung karbohidrat antara lain jagung, dedak, beras, tepung terigu, tapioka, dan sagu. Dibandingkan protein dan lemak, karbohidrat relatif lebih mudah larut dalam air.

  1. Vitamin

Vitamin diperlukan ikan untuk menjaga agar pertumbuhan dan sistem reproduksinya tetap berlangsung normal dan menjaga kesehatan ikan. Meskipun yang dibutuhkan hanya sedikit, tetapi bila vitamin yang diberikan tidak tercukupi/ kurang, ikan bisa mengalami gangguan atau penyakit. Tanda-tanda ikan yang kekeurangan vitamin di antaranya efisiensi pakan yang rendah, gangguan pertumbuhan tulang dan jaringan, katarak, pertumbuhan lambat, pengelupasan sisik, anemia, hiperplasia insang, dan skoliosis.

  1. Mineral
Baca Juga:  Ikan Gabus, Ikan Pemangsa Keong Mas yang Bernutrisi Tinggi

Berdasarkan jumlah kebutuhannya,mineral dapat dibagi menjadi 2, yaitu makromineral dan mikromineral. Makromineral adalah mineral yang dibutuhkan oleh tubuh ikan dalam jumlah relatif besar. Makromineral meliputi fosfor (P), kalsium (Ca), belerang (S), klorida (Cl), natrium (Na), kalium (K) dan magnesium (Mg). Sementara itu, mikromineral, yaitu mineral yang dibutuhkan oleh tubuh ikan dalam jumlah relatif sedikit. Contoh mikromineral, yaitu seng (Zn), mangan (Mn), tembaga (Cu), selenium (Se), molibdenum (Mo), krom (Cr), fluor (F), iodium (I) dan besi (Fe). Kadar mineral yang baik antara 10—15%.

 

Sumber: Buku Panduan Lengkap Agribisnis Patin


loading...