Karakteristik Unik Sapi Limosin yang Tak Dimiliki Sapi Lain

Pertanianku – Sapi limosin merupakan sapi yang memiliki bobot besar di antara jenis sapi pedaging pada umumnya. Sapi limosin awalnya ditemukan dan dikembang biakkan di Perancis, kemudian diekspor ke seluruh dunia karena ukurannya yang sangat besar dan mampu menghasilkan daging lebih banyak. Daging sapi limosin banyak disukai banyak orang. Namun, harganya pun cukup mahal dibandingkan dengan sapi lokal lainnya.

Karakteristik Unik Sapi Limosin yang Tak Dimiliki Sapi Lain

Sapi ini memiliki ciri khusus dengan bulu berwarna cokelat. Berikut karakteristik sapi limosin.

Loading...
  • Tinggi sapi limosin bias mencapai 1,5 meter.
  • Sapi ini memiliki bulu tebal yang hampir menutupi seluruh tubuhnya karena hidup di daerah sub tropis.
  • Warna sapi biasanya kuning atau merah keemasan.
  • Tanduk sapi limosin biasanya berwarna lebih cerah dari pada warna bulu.
  • Bobot sapi limosin betina mampu mencapai 575 kg.
  • Sedangkan untuk sapi jantan bisa dua kali dari sapi betina dengan 1100 kg.
  • Sapi  memiliki beberapa kelebihan jika dibandingkan dengan sapi lokal dari Indonesia. Sapi limosin mampu tumbuh lebih cepat dari pada sapi lokal, jadi sapi limosin akan mempunyai ukuran tubuh lebih besar dan lebih cepat siap panen daripada sapi lokal.
  • Berat dan ukuran dari sapi limosin juga sudah jelas tampak berbeda sekali dari sapi lokal. Karena dagingnya lebih banyak, tentu saja harga dari sapi limosin jauh lebih mahal daripada sapi Indonesia.
  • Selain yang tampak dari luar, sapi limosin juga mempunyai kelebihan yang berasal dari dalam. Yaitu menurut koki rasa daging sapi limosin mempunyai kualitas yang jauh lebih bagus daripada sapi lokal. Karena itu, daging sapi limosin lebih sering masuk ke dalam dapur restoran daripada sapi lokal.
  • Kelebihan lainnya dari sapi limosin adalah lebih tahan dari penyakit. Dengan ketahanan tubuh yang tinggi, peternak tidak akan kesulitan untuk merawat sapi limosin. Sumber : satujam.com
Baca Juga:  Suplemen yang Bisa Ditambahkan ke Pakan Ayam
Loading...
Loading...