Kawanan Monyet Masuki Pemukiman, Belasan Orang Luka-luka


Pertanianku – Beberapa hari lalu, kawanan monyet memasuki pemukiman warga di Desa Karanggede, Boyolali, Jawa Tengah. Hal ini sontak membuat banyak warga sekitar kaget dan ketakutan. Bahkan, hal ini membuat belasan warga terluka akibat diserang kawanan monyet tersebut.

Foto: pixabay

Guna menghindari serangan yang lebih besar lagi, penjagaan patroli gabungan warga dan petugas akhirnya ditingkatkan.

Slamet Sukeri, Kepala Resort Konservasi (BKSDA) Wilayah Surakarta, mengatakan, sedikitnya empat desa yang menjadi sasaran amukan sejumlah monyet jenis ekor panjang, yaitu sendang, dologan, Bangkok, dan kleri.

“Menurut catatan kami, ada 12 kasus gigitan terhadap orang. Lokasi serangan berada di 2 kecamatan, Karanggede dan Kemusu. Dan dari informasi warga, ada dua sampai tiga ekor yang melakukan penyerangan,” terang Slamet, mengutip dari Kompas (10/8).

Slamet menambahkan, petugas gabungan dari BKSDA (Badan Konservasi Sumber Daya Alam), Polsek Karanggede, dan warga melakukan patroli di sejumlah desa.

Penyerangan tersebut hingga saat ini masih terus dikaji oleh petugas. Untuk menghindari hal yang tak diinginkan, petugas mengimbau seluruh warga untuk lebih meningkatkan keamanan di desa dengan rutin melakukan ronda. Hingga saat ini, menurut Slamet, ada satu ekor monyet yang ditembak petugas.

Slamet juga membantah protes dari sejumlah organisasi terkait aksi pengusiran monyet ekor panjang di wilayah Karanggede.

“Berita yang berkembang saat ini tidak sesuai dengan kenyataan di lapangan. Sebetulnya lokasi penyerangan bukan habitat dari monyet ekor panjang, jadi tidak ada istilah merusak habitat. Jumlah monyet ekor panjang tidak banyak hanya beberapa ekor dan satwa ini mengancam keselamatan manusia,” ungkapnya.

Sementara, Kepala Desa Sendang, Sukimin, mengatakan, karena ada sejumlah warga mengalami luka gigitan monyet ekor panjang, frekuensi ronda ditingkatkan.

Baca Juga:  Mentan Amran, Sang Penyelamat Petani
loading...
loading...