Kawanan Paus Terdampar di Pantai Ujung Kareung Aceh Besar


Pertanianku — Sekawanan paus terdampar di perairan Pantai Ujung Kareung, Kecamatan Mesjid Raya, Aceh Besar, Senin (13/11). Lokasi tersebut tidak jauh dari kampus BP2IP, lembaga pendidikan Kementerian Perhubungan.

paus terdampar
Google Image

Kawanan paus terdampar itu menarik perhatian sehingga menjadi tontonan warga sekitar. Sejumlah warga menuturkan, kawanan paus yang panjangnya mencapai 10 meter tersebut terlihat sejak pagi. Namun sayang, warga tidak mengetahui mengapa paus tersebut terdampar di sekitar pantai.

“Ada sekitar delapan hingga 10 ekor paus yang terlihat terdampar. Paus-paus itu tampak sebagian badannya. Paus tersebut hanya bisa menggerakkan ekornya,” kata Muhammad, salah seorang warga setempat, sebagaimana dikutip dari Antaranews.com.

Anggota Koramil 05/Mesjid Raya, Kodim 0101/BS, Kopda Ricky Wahyudi mengatakan, warga melaporkan keberadaan kawanan paus hari itu sekitar pukul 10.10 WIB.

“Saat itu, kawanan paus berada sekitar satu mil dari pantai. Kawanan paus terlihat bergerak hingga terdampar di sekitar belasan meter dari bibir pantai,” ujarnya.

Ia menambahkan, berdasarkan pengamatan ada dua ekor dari kawanan paus tersebut yang terluka. Namun, penyebab luka tidak diketahui.

“Kawanan paus ini segera dievakuasi ke tengah laut. Evakuasi rencananya menggunakan kapal. Kami juga menunggu konfirmasi pihak terkait lainnya,” ungkap Kopda Ricky.

Sementara itu, Kepala Bidang Kelautan Pesisir dan Pulau-pulau Kecil Dinas Kelatan Perikanan Aceh, Teuku Nurmadi mengatakan, jika melihat jenisnya, kawanan ikan tersebut ialah paus sperma.

“Paus ini hidupnya bergerombolan atau kawanan. Ketika ada dari anggota kawanan yang menuju ke pantai, yang lain juga mengikutinya, sehingga terdampar di tempat ini,” katanya.

Nurmadi menuturkan, jarang terjadi ada paus terdampar di Aceh. Menurutnya, kemungkinan kawanan paus itu terdampar sebab mereka sedang dalam perjalanan migrasi.

Baca Juga:  Dugaan Penyebab Belasan Kambing Mati Misterius di Gunungkidul

“Kami tidak tahu dari mana kawanan paus ini dan akan bermigrasi ke mana. Begitu juga dengan luka yang dialami beberapa ekor paus tersebut, belum diketahui pasti penyebabnya,” pungkas Nurmadi.