Kebiasaan Unik Belut di Habitat Aslinya

Pertanianku — Saat ini belut terkenal sebagai salah satu komoditas perikanan yang memiliki banyak peminat. Sayangnya, sebagian permintaan masih disuplai dari hasil tangkapan. Kebiasaan belut yang paling terkenal adalah meliuk-liukkan tubuhnya ketika bergerak.

kebiasaan belut
foto: Pertanianku

Belut biasanya hidup di daerah berlumpur, gembur, dan banyak mengandung jasad renik seperti cacing tanah. Hewan yang terkenal licin ini menyukai daerah yang tergenang atau aliran air kecil. Hewan ini mampu bertahan di dalam air yang miskin oksigen. Bahkan, belut mampu hidup di tanah sawah yang lembap meskipun tidak ada air.

Hewan karnivora

Belut termasuk karnivora atau pemakan daging. Di habitat aslinya belut memakan ikan dan udang kecil, cacing, kepiting sawah, serangga, belatung, siput, serta telur dan berudu kodok.

Bersifat kanibal

Selain karnivora, belut juga bersifat kanibal sehingga hewan ini bisa memakan sesamanya. Itu sebabnya penting sekali melakukan penebaran benih yang seragam di dalam kolam saat ingin membudidayakan belut.

Cara belut menjebak mangsa

Belut lebih senang memakan pakan hidup sehingga hewan ini memiliki teknik untuk menyergap mangsanya. Belut akan membuat kolam berbentuk huruf ‘L’ dengan diameter sekitar 5 cm. Lubang tersebut awalnya mengarah ke bawah, kemudian akan sedikit melengkung lalu mendatar. Lubang penyergapan ini biasanya dibuat di tepian pematang atau di tengah sawah.

Berkelamin ganda

Hewan berlendir ini berkembang biak dengan cara bertelur (ovivar). Belut merupakan hewan berkelamin ganda pada waktu berlainan. Pada saat masih muda, belut akan berkelamin betina, lalu belut akan menjadi jantan seiring pertambahan umurnya.

Memiliki fase pergantian dari betina ke jantan

Belut akan mengalami fase pergantian kelamin saat fungsi ovarium sudah menurun dan testis masih belum berfungsi optimal. Belut pada fase ini tidak bisa dipijahkan.

Baca Juga:  Alasan Belut Tangkapan Alam Masih Lebih Mendominasi

Perbedaan belut betina dan jantan

Panjang tubuh belut betina umumnya sekitar 10—29 cm, berumur kurang dari 9 bulan, bagian punggung berwarna hijau muda, bagian perut berwarna putih kuning, dan kulitnya berwarna lebih cerah. Sementara itu, panjang tubuh belut jantan lebih dari 30 cm, berumur lebih dari 9 bulan, dan kulitnya berwarna lebih gelap.