Kebutuhan Energi Ayam

Pertanianku – Energi bukanlah suatu zat makanan, melainkan hasil dari suatu proses metabolisme karbohidrat, protein, danlemak di dalam tubuh dengan satuan pengukur kalori. Energi diperlukan untuk  semua kegiatan fisiologis dan produksi ayam, termasuk aktivitas pernafasan, sirkulasi darah, pencernaan makanan, dan sebagainya.

Kebutuhan Energi Ayam

Kebutuhan energi ditentukan oleh ukuran dan bangsa ayam, temperatur lingkungan, dan aktivitas ayam.

Loading...

– Ayam yang lebih berat memerlukan energi yang lebih tinggi daripada ayam yang ringan, meskipun kebutuhan per unit lebih rendah.

– Energi untuk ayam yang berproduksi tinggi sedikit lebih besar daripada ayam yang berproduksi rendah.

Karbohidrat dan lemak merupakanbahan makanan sumber energi yang praktis dan efisien. Penggunaan protein  sebagai sumber energi adalah tidak efisien sebab protein lebih mahal dari pada karbohidrat dan lemak di samping juga banyak energi yang dihamburkan tubuh untuk pembentukan glukosa dari asamasam amino.

Apabila energi di dalam ransum berlebihan maka konsumsi ransum menjadi sangat sedikit. Hal ini menyebabkan defisiensi yang hebat dari protein asam-asam amino, mineral, dan vitamin. Dengan demikian, untuk menyusun ransum, diperlukan keseimbangan kebutuhan energi dan protein. Jika energi ransum tinggi, kandungan ransumnya pun harus ditingkatkan.

Untuk mengusahakan keseimbangan tersebut, kecuali kandungan kedua unsur tersebut untuk pakan yang berbentuk mash atau tepung, sebaiknya bahanbahan makanan tersebut tidak digiling terlalu besar. Alasannya, ayam cenderung memakan butiran-butiran tersebut. Sebagai contoh, butiran-butiran berupa jagung yang mengandung energi tinggi.

Butiran jagung cenderung dimakan lebih dahulu maka pada saat ayam merasa kenyang makanan lain yang bentuknya lebih halus dengan kandungan protein tinggi justru tersisa tidak termakan.

Sumber: Buku Panduan Lengkap Ayam

Baca Juga:  Pahami Sistem Pencernaan Domba agar Pemberian Pakan Tepat
Loading...
Loading...