Kegagalan yang Kerap Dialami Peternak Ayam Petelur

Pertanianku — Meskipun terlihat banyak peternak ayam petelur yang berhasil dan mendulang keuntungan, tak sedikit juga peternak yang mengalami kegagalan. Kegagalan pasti bisa terjadi pada siapa pun jika perencanaan produksi tidak dilakukan secara matang. Kegagalan tersebut bisa terjadi akibat faktor internal dari peternak itu sendiri ataupun faktor eksternal.

ayam petelur
foto: pexels

Kegagalan tersebut kadang membuat peternak putus asa dan tidak mau mencoba kembali karena takut atau kehabisan modal. Untuk mengantisipasinya, Anda memerlukan ilmu pengetahuan yang mumpuni untuk mencegah. Salah satu kunci pencegah kegagalan usaha peternakan adalah manajemen yang baik.

Ayam petelur sangat sensitif dengan perubahan manajemen peternakan seperti pakan yang diberikan, suhu, tenaga kerja, serta kondisi lingkungan peternakan. Oleh karena itu, sebelum memulai usaha, Anda harus merancang manajemen produksi secara matang. Berikut ini beberapa kesalahan yang sering menyebabkan kegagalan usaha peternakan ayam petelur.

Loading...
  • Tidak cermat dalam merancang manajemen pemeliharaan. Hal tersebut bisa berdampak buruk karena dapat menaikkan tingkat kematian atau penurunan produktivitas serta kualitas telur.
  • Tidak mampu mengantisipasi perubahan yang bisa terjadi sewaktu-waktu, baik perubahan yang terjadi karena teknis pemeliharaan maupun perubahan dalam mengelola usaha.
  • Manajemen pakan yang tidak baik. Pemberian pakan, pengangkutan pakan, hingga cara menyimpan pakan harus diperhatikan dengan baik karena jika dilakukan sembarangan dapat memengaruhi kualitas pakan. Penumpukan bekas pakan yang tidak dimakan di dalam kandang harus segera dibersihkan karena bisa menjadi sumber penyakit.
  • Penanganan kesehatan yang kurang teratur. Pemberian vaksin dan vitamin harus diberikan secara rutin untuk meningkatkan daya tahan tubuh serta meningkatkan produktivitas telur.
  • Memulai usaha tidak dilakukan pada saat yang tepat karena kurangnya informasi dan pengetahuan untuk memprediksi situasi yang fluktuatif. Hal tersebut bisa disebabkan karena kurangnya kemampuan untuk melakukan strategi investasi.
  • Kegagalan yang kerap ditemui pada peternak pemula adalah kurangnya menguasai Teknik beternak ayam dengan cermat serta rasa percaya diri yang berlebih.
  • Harga telur dapat turun secara mendadak dan terjadi karena produksi telur di wilayah lain sedang sangat melimpah.
Baca Juga:  Mentan Tinjau Proses Inseminasi Buatan Sapi Lokal dan Internasional di BET

 

 

 

 

Loading...
Loading...