Kegagalan yang Sering Terjadi Saat Proses Pemindahan Bibit Cabai

Pertanianku Bibit cabai yang sudah disemai harus dipindahkan lahan. Namun, proses ini sebetulnya memiliki risiko yang cukup besar. Pasalnya, pemindahan yang tidak dilakukan dengan benar dapat menyebabkan pertumbuhan tanaman menjadi terganggu seperti tidak seragam, bahkan bisa menyebabkan kematian.

bibit cabai
foto: Pertanianku

Berikut ini kesalahan yang kerap terjadi saat pemindahan bibit cabai.

  • Tenaga kerja yang dipekerjakan kurang terampil sehingga banyak tanaman yang mati menempel pada mulsa plastik hitam perak. Selain itu, kematian bibit juga bisa terjadi karena saat penanaman bibit kurang menyatu dengan tanah bedengan sehingga menimbulkan rongga yang mengandung udara panas. Kondisi tersebut menyebabkan perakaran tanaman mudah
  • Tanaman stres karena terjadi perubahan iklim mikro.
  • Pembibitan dilakukan saat kondisi cuaca sedang panas terik.
  • Bibit dimakan ulat tanah atau gangsir.

Kematian bibit bisa dicegah dengan cara penanaman yang benar, khususnya tenaga kerja yang baru bekerja. Penanaman bibit sebaiknya dilakukan dimulai pukul 06:00 (pagi) dan diakhiri pukul 11:00 (siang). Bila proses penanaman belum usai, proses bertanam bisa dilanjutkan pada sore hari hingga tengah malam dengan menggunakan lampu petromaks. Biasanya, pekerja yang sudah andal bisa menyelesaikan proses penanaman tepat waktu.

Untuk serangan ulat tanah atau gangsir, dapat dicegah dengan pemberian insektisida ke dalam lubang tanam dan parit. Penyemprotan dilakukan sehari sebelum penanaman. Anda juga bisa membuat umpan dari campuran 10 kg dedak, ¾ kg gula merah, 100 gram insektisida tepung Dicarzol 25 Sp, dan 10 liter air.

Umpan tersebut diletakkan di beberapa tempat, seperti di pojok bedengan atau dekat lubang penanaman.

Sementara itu, pertumbuhan yang tidak seragam bisa jadi disebabkan oleh ukuran bibit yang tidak seragam juga. Pertumbuhan yang tidak seragam juga karena terlalu banyak tanaman yang disulam.

Baca Juga:  Varietas Unggul Cengkih

Ketidakseragaman pertumbuhan dapat diatasi dengan penanaman bibit yang ukurannya seragam. Ukuran bibit yang seragam tidak selalu memiliki umur yang sama, tetapi bibit seragam memiliki ukuran yang sama.

Tidak hanya bibit awal yang perlu disiapkan seragam, Anda juga perlu menyediakan bibit sulaman yang seragam ukurannya. Biasanya, bibit sulaman disiapkan pada lahan yang berbeda agar bibit tersebut tidak terlalu muda atau tua ketika disulam ke lahan.