Kegunaan Waru Landak, dari Sumber Serat sampai Obat

Pertanianku — Tanaman waru landak sudah dikenal punya banyak manfaat. Bunga hias ini sudah lama digunakan sebagai obat untuk berbagai penyakit. Selain itu, waru landak juga mudah ditemukan. Kegunaan waru landak pun meluas, mulai dari sumber serat hingga bisa mengurangi berbagai gejala penyakit.

Obat bisul

Di Indonesia, air remasan daun waru landak dapat digunakan sebagai obat bisul. Bisul yang tadinya mengeras bisa menjadi lebih lunak.


Loading...

Caranya adalah dengan mengeringkan daun dan bunga waru landak. Jika sudah, bunga dan daun kering digiling hingga halus. Bubuk waru landak tersebut ditambah minyak kelapa dan diaduk. Oleskan pada bagian bisul.

Sumber serat

Buku Dictionary Commercial Products of India menyebutkan bahwa serat yang diperoleh dari waru landak memiliki bagian dalam yang halus. Hanya saja, bagian luarnya keras dan berwarna kelabu. Warna yang kurang menarik menjadikan waru landak tak lagi digunakan sebagai sumber serat utama.

Luka tersiram air panas

Bunga waru landak dihaluskan dan dijadikan bubuk. Kemudian, tambahkan minyak wijen dan diaduk. Campuran tersebut dibalurkan pada bagian tubuh yang tersiram air panas. Luka yang timbul dapat berkurang dengan cairan tersebut.

Influenza

Penggunaan 30 gram waru landak dan 10 gram jahe bisa mengurangi gejala influenza. Caranya adalah dengan merebus dua tanaman tersebut dalam 700 mililiter air. Air, waru landak, dan jahe direbus hingga air menyusut menyisakan 300 mililiter. Air tersebut dikonsumsi sehari tiga kali dengan dosis masing-masing 100 mililiter.

Tanaman hias

Bunga waru landak yang memiliki warna menarik menjadikan tumbuhan ini sering dijadikan sebagai tanaman hias. Selain itu, ia berbunga sepanjang tahun dan perawatannya tidak sulit. Di Indonesia, tanaman ini sering dijadikan tanaman pagar.

Baca Juga:  Cabai Pelangi Karya Anak Bangsa

Dysmenorrhoea

Sakit akibat datang bulan atau yang dikenal dengan sebutan dysmenorrhoea ini dapat dikurangi gejalanya dengan waru landak. Caranya adalah dengan menyiapkan 7 tangkai bunga dan gula secukupnya. Bahan-bahan tersebut dimasukkan ke 150 mililiter air dan ditim selama satu jam. Air yang telah disaring, kemudian diminum.

Loading...
Loading...