Keju dari Susu Keledai Termahal di Dunia

Pertanianku — Keju khas Serbia ini sangat unik dan langka karena terbuat dari susu keledai. Tidak hanya lezat, tapi juga bermanfaat bagi kesehatan. Berwarna putih, padat, dan kaya rasa, membuat keju ini semakin spesial. Ini juga menjadi keju dari susu keledai termahal di dunia. Ia dijual seharga 1.000 euro per kilogram atau hampir Rp16 juta.

keju dari susu keledai termahal di dunia
Foto: Pixabay

Keju keledai ini pertama kali dibuat pada 2012. Slobodan Simic dan sekelompok peternak, memerah susu dari sekitar 200 keledai. Kawanan keledai itu hidup di kawasan cagar alam di utara Serbia, Berna Zasavica. Susu keledai memiliki beberapa kesamaan dengan ASI dan disebut Simic sebagai obat yang bisa menyembuhkan berbagai penyakit, seperti asma dan bronkhitis.

“Bayi manusia bisa minum susu ini dari hari pertama, tanpa perlu diencerkan,” kata Simic seraya menyebutnya sebagai ‘keajaiban alam’.


Loading...

Meski minimnya riset ilmiah menyulitkan untuk menilai kekayaan nutrisinya, susu keledai itu kaya protein dan diakui PBB sebagai makan alternatif bagi mereka yang alergi susu sapi.

Tapi Simic mengatakan bahwa yang belum dilakukan oleh siapa pun di dunia dan bisa membuatnya adalah keju keledai. Susu keledai memiliki kadar kasein yang rendah. Kasein adalah sejenis protein yang berfungsi sebagai perekat dalam pembuatan keju.

Namun, seorang staf di Zasavica menemukan, sebagian susu keledai bisa dicampur dengan susu keju untuk mendapat bentuk keju yang mudah hancur. Campuran itu juga membantu mengompensasi produksi susu keledai yang hanya sedikit. Keledai biasanya hanya memproduksi kurang dari satu liter sehari atau sedikit sekali dibandingkan produksi susu sapi. Setiap sapi rata-rata bisa mencapai 40 liter per hari.

Peternakan Simic menjual antara 6—15 kilo keju dalam satu tahun, “Kebanyakan kepada orang asing dan turis asing yang mengunjungi peternakan,” kata Simic. Mereka juga memproduksi sabun susu keledai dan minuman keras. Bagi Simic, bisnis itu juga menjadi cara untuk melindungi keledai Balkan yang makin tersingkir karena digantikan mesin-mesin di pertanian.

“Kami mempertahankan kebutuhan untuk hewan ini dan sekarang makin banyak peternakan keledai, permintaan untuk keledai meningkat, yang artinya hal yang sangat bagus untuk kami dan wilayah,” katanya.

Produk unik itu menjadi tajuk berita pada 2012 karena kabar angin, yang tentu saja tidak benar, bahwa bintang tenis Serbia Novak Djokovic membeli keju keledai yang cukup untuk persediaan selama satu tahun. Djokovic membantah kabar itu.

Loading...
Loading...