Kekurangan Kolam Terpal yang Wajib Diantisipasi

Pertanianku Kolam terpal menjadi solusi untuk Anda yang ingin membudidayakan ikan dengan modal serta lahan yang terbatas. Bukan hanya kolam terpal, melainkan semua jenis kolam ikan yang Anda gunakan memiliki kekurangan dan kelebihannya masing-masing. Kekurangan kolam terpal tidak serta merta membuat jenis kolam ini tidak layak untuk digunakan usaha.

kolam terpal
foto: pertanianku

Hanya saja Anda perlu mengetahui kekurangan dari kolam terpal untuk mengantisipasi kejadian yang dapat merugikan. Dengan begitu, Anda bisa menjalani usaha budidaya ikan di kolam terpal dengan lebih aman dan minim risiko. Berikut ini beberapa kekurangan kolam terpal yang harus Anda antisipasi.

Kolam yang berada di permukaan tanah

Loading...

Kolam yang dibangun di atas permukaan tanah cenderung memiliki suhu yang kurang stabil. Perubahan suhu yang drastis dapat memengaruhi kondisi kesehatan ikan sehingga Anda harus mewaspadai perubahan suhu ini agar tidak menyebabkan ikan stres atau mati. Selain itu, konstruksi kolam yang berada di atas tanah cenderung kurang kuat dan rawan jebol. Anda perlu melakukan pemantauan kolam secara rutin untuk mengetahui kondisi kolam setiap harinya.

Kolam terpal di dalam tanah

Kolam ini dibuat dengan cara menggali tanah terlebih dahulu, lalu dinding kolam dilapisi dengan terpal. Kolam ini sangat rawan dari serangan predator yang bisa lebih mudah masuk ke kolam. Saat banjir, ikan yang dipelihara di kolam akan lebih mudah keluar dari kolam. Penggunaan kolam di dalam tanah membutuhkan tenaga ekstra saat proses pergantian air dan investasi pembuatannya tentu jauh lebih besar.

Kolam dengan kerangka bambu atau kayu

Kerangka kolam yang terbuat dari bambu atau kayu lebih rentan terkena serangan rayap sehingga daya tahannya tidak lama. Penggunaan kerangka kayu harus dilengkapi dengan pengunci pengikat antarkayu yang kuat agar kolam tidak mudah pecah.

Baca Juga:  Ikan Terubuk Asal Riau, Ikan Konsumsi Primadona Indonesia

Kolam dengan kerangka besi

Penggunaan kerangka besi memang lebih lama dibandingkan kerangka kayu. Namun, kerangka besi mudah mengalami karat yang bisa merusak terpal sehingga terpal berlubang. Selain itu, biaya pembuatan kerangka kolam dari besi jauh lebih mahal dan pembuatannya cukup sulit karena tidak lentur seperti kayu.

Kolam dengan kerangka pipa ledeng

Anda punya pilihan bahan lain untuk membuat kerangka kolam selain kayu dan besi, yaitu pipa ledeng. Harga pipa ledeng memang tidak semahal besi dan daya tahannya bisa lebih lama dari kayu. Namun, pembuatannya juga sama-sama sulit seperti kerangka besi. Jika susunan kerangka pipa ledeng tidak rapat, kerangka bisa melengkung dan berpotensi menyebabkan kolam bocor.

 

 

 

 

 

Loading...
Loading...