Kekurangan unsur hara Pada Tanaman Melon


Pertanianku – Kekurangan salah satu atau beberapa unsur hara akan mengakibatkan pertumbuhan tanaman terganggu, yaitu ada kelainan atau penyimpanganpenyimpangan. Lebih dari itu, banyak pula tanaman yang mati muda.

Standar Mutu Buah Melon

1. Tanah kurang subur

Tanah yang kurang subur umumnya kekurangan unsur kalium, magnesium, atau boron. Tanaman melon yang ditanam di tanah yang kurang subur akan menyebabkan aroma buah kurang dan rasa buah tidak manis. Cara menanggulanginya adalah dengan melakukan uji kandungan hara tanah dan memberi pupuk yang sesuai dengan kebutuhan.

2. Kekurangan boron

Tanaman yang kekurangan boron akan tumbuh kerdil dengan ruas-ruas yang pendek. Batang tanaman kaku dan terdapat beberapa luka/retakan yang mengeluarkan lendir cokelat kekuningan. Batang ini mudah sekali patah. Jika gejala berlanjut hingga tanaman dewasa maka tanaman sulitmenghasilkan buah. Apabila buah terbentuk pun bentuknya abnormal.Upaya penanggulangan kekurangan boron pada tanaman melon sebagai berikut.

  1. Pemupukan unsur mikro yang mengandung unsur boron, seperti Borate atau Fertibor dosis 2 g/tanaman.
  2. Penyemprotan pupuk daun yang mengandung unsur mikro boron, seperti Multimicro (B 0,3%) atau CaB (B 2%) dosis 1—2 ml/l mulai umur 10 minggu dan diulang 10 hari sampai tiga kali aplikasi.
  3. Kekurangan kalium

Tanaman melon yang kekurangan kalium mengalami perubahan pada tepi daunnya dari warna hijau menjadi kuning muda. Semakin lama, warna kuning berubah menjadi kecokelatan dan salah satu sisinya robek, seolaholah membentuk gerigi pada tepi daun tersebut. Tanaman yang kekurangan kalium mempunyai daya tahan yang rendah terhadap serangan hama dan penyakit. Selain itu, rasa buah menjadi kurang manis dan biasanya tanaman tidak tahan kekeringan.

Upaya yang bisa dilakukan untuk menanggulangi kekurangan kalium

sebagai berikut.

  1. Komposisi pemupukan unsur hara makro NPK harus tepat dan seimbang.
  2. Penambahan pupuk susulan berupa KNO3 dosis 5 g/l.
  3. Penyemprotan pupuk daun yang mengandung unsur kalium tinggi, seperti Complesal merah (K20 15%) dosis 2 g/l.
Baca Juga:  Nutrisi Berlimpah dari Buah Pir Kurangi Risiko Kanker Usus

 

3. Kekurangan magnesium

Kekurangan magnesium umumnya terlihat pada daun tua. Di antara tulang daun, terlihat klorosis, warna daun menguning, dan terdapat bercak-bercak merah k’ecokelatan; sedangkan tulang daun tetap berwarna hijau. Upaya penanggulangan kekurangan magnesium dilakukan dengan

cara sebagai berikut.

  1. Pengapuran dengan dolomit (CaCO3MgCO3) dosis 1,5—2 ton/ha.
  2. Penyemprotan pupuk daun yang mengandung unsur magnesium, seperti Multimicro (Mg 3,4%) dosis 2 ml/l atau Complesal merah (MgO 1,4%) dosis 2 g/l.

 

Sumber: Melon Unggul

loading...
loading...