Kelebihan dan Kekurangan Kandang Postal untuk Ayam Elba

Pertanianku Kandang postal dapat digunakan untuk memelihara ayam yang berumur 1—2 bulan hingga menjadi pullet berumur 4,5—5 bulan. Kandang ini memungkinkan anak ayam bergerak lebih leluasa. Kandang dilengkapi dengan litter atau alas kandang. Saat Anda memutuskan menggunakan jenis kandang ini, Anda harus menyesuaikan luas ruangan kandang dengan jumlah ayam yang dipelihara.

kandang postal
foto: Pertanianku

Umumnya, kandang postal adalah kandang dengan lantai yang bertumpu pada tanah atau semen tetapi dilapisi litter. Litter berfungsi sebagai penutup lantai agar dapat menjaga kehangatan di dalam ruangan kandang. Litter biasanya dibuat setebal 5 cm hingga 10 cm. Litter ini perlu diganti setiap enam bulan sekali dengan yang baru. Untuk hasil yang lebih baik, Anda bisa mengganti 25 persen litter di dalam kandang dengan yang baru setiap tiga bulan.

Bahan yang digunakan untuk litter adalah campuran pasir, sekam, dan kapur tohor. Bagian untuk sekam padi sebanyak 80 persen, pasir 15 persen, dan kapur 5 persen. Sekam padi berfungsi memberikan kehangatan pada ayam, kapur mencegah terbentuknya gas ammonia dan berfungsi membunuh kuman, sedangkan pasir berfungsi untuk mencegah penggumpalan.

Kandang postal berukuran 4 m × 4 m × 2,5 m dapat digunakan untuk menampung 200 ekor anak ayam berumur satu bulan hingga menjelang remaja atau berumur 2 bulan. Tingkat kepadatan yang digunakan di dalam kandang ini mencapai 12—13 ekor/m2. Kandang ini juga bisa digunakan untuk membesarkan ayam remaja dan menjelang dewasa. Tingkat kepadatan untuk ayam remaja sekitar 5—7 ekor/m2 dan untuk ayam menjelang dewasa sekitar 4 ekor/m2.

Kandang postal memiliki keuntungan dan kelebihan tersendiri seperti berikut ini.

Kelebihan

Kandang yang bertumpu pada lantai semen atau tanah dapat memudahkan peternak dalam menghemat biaya dan tempat. Peternak juga bisa membangun kandang di tempat yang tidak begitu luas. Kotoran yang dihasilkan ayam di dalam kandang postal tidak perlu terlalu sering dibersihkan.

Baca Juga:  Langkah Tepat Menangani Kelahiran Kuda yang Tidak Normal

Penggunaan sekam sebagai litter tak hanya mampu menjaga suhu di dalam ruangan, tetapi juga bisa menjadi tambahan vitamin B12 bagi ayam.

Kerugian

Tingkat penularan penyakit di dalam kandang postal terbilang tinggi dan cepat. Peternak sulit melakukan identifikasi kondisi kesehatan hewan melalui kotoran. Risiko lainnya timbul dari kondisi litter yang basah atau lembap. Kondisi tersebut dapat menyebabkan penyakit cacingan dan koksidiosis.