Kembang Sepatu si Merah Penghias Rumah

Pertanianku—Tanaman hias yang biasa digunakan untuk mempercantik tampilan rumah sangat beragam. Mulai dari tanaman daun, jenis kaktus, sampai tanaman berbunga. Salah satu yang cukup popular dan banyak ditanam di Indonesia adalah bunga sepatu, atau yang kerap disebut kembang sepatu.

bunga sepatu
Foto: pixabay

Kembang sepatu memiliki nama ilmiah Hibiscus rosa-sinensis L. berasal dari daratan Asia Timur. Di negara-negara tropis dan subtropis, bunga ini banyak ditanam sebagai penghias taman.

Di Cina bunga ini digunakan sebagai pewarna makanan. Di Jepang, kembang sepatu digunakan sebagai tanaman pagar. Tanaman ini juga disebut gushonu hana atau bunga kehidupan setelah mati, sehingga banyak dijumpai di makam-makam. Di Indonesia, bunga ini digunakan dalam berbagai pengobatan tradisional.

Bunga ini tidak berbau, tidak seperti melati atau sedap malam. Ia merupakan tanaman semak dan berbunga berwarna merah dan dapat berupa bunga tunggal atau bunga ganda yang memiliki mahkota bunga berlapis.

Di Sumatera dan Malaysia, bunga ini lebih dikenal sebagai Bunga Raya. Di Malaysia, bunga ini ditetapkan sebagai bunga nasional sejak 28 Juli 1980. Orang-orang di pulau Jawa mengenal bunga ini dengan sebutan Kembang Worawari.

Bunga ini dijuluki kembang sepatu karena pada jaman dahulu, orang kerap menggunakannya untuk menyemir sepatu hingga mengkilap. Sejak saat itu, bunga ini lebih popular dengan julukan kembang sepatu.

Keistimewaan bunga sepatu adalah ia merupakan bunga yang secara morofologi dapat dikatan lengkap dan sempurna. Satu tangkai kembang sepatu memiliki putik dan benang sari sekaligus, sehingga dikatakan sempurna.

Di sisi lain, kembang sepatu juga memiliki bagian bunga yang lengkap meliputi mahkota, kelopak, tangkai bunga, bakal biji, benang sari, kepala benang sari, putik, kepala putik, dan dasar bunga.

Baca Juga:  Sirih Gading, Tanaman Hias Penyerap Racun Udara

Walaupun lebih dikenal karena berwarna merah menyala, kembang sepatu juga memiliki warna kelopak lain seperti kuning, oranye, dan merah jambu. Tanaman ini dapat berbunga sepanjang tahun. Oleh karena itu, ia cocok digunakan sebagai tanaman hias.

Bunga kembang sepatu berbentuk terompet dengan diameter 6—20 cm. Meskipun berbunga, tanaman kembang sepatu umumnya merupakan tanaman steril yang tidak menghasilkan buah.

Jika Anda ingin menanam kembang sepatu, Anda bisa memperbanyak dengan cara stek, cangkok, maupun penempelan.

Loading...