Kementan Alokasi Dana Sebesar Rp5,5 Triliun untuk Petani Buah


Pertanianku – Pemerintah melalui Menteri Pertanian Mentan) Andi Amran Sulaiman mengalokasikan dana sebesar Rp5,5 triliun untuk mendukung petani buah dan rempah di tanah air. Alokasi dana tersebut akan diberikan berupa bibit dan pupuk yang akan diberikan pada petani secara gratis.

Foto: pixabay

“Sesuai perintah Bapak Presiden senilai Rp5,5 triliun mulai nanti September,” jelas Mentan, belum lama ini, seperti mengutip Republika (15/8).

Buah yang masuk ke dalam program tersebut, yakni buah dan rempah yang potensial di Indonesia, yang dilihat berdasarkan pada keunggulan demografis di suatu wilayah. Misalnya, buah pala asal Banda yang potensinya mendunia.

Mentan mengatakan bahwa buah lokal saat ini menarik minat dunia. Sejumlah komoditas seperti mangga, nanas, dan manggis termasuk buah unggulan di tanah air sehingga komoditas tersebut didorong untuk ekspor ke banyak negara contohnya Jepang, Cina, dan negara-negara Eropa.

Tidak hanya mendorong buah lokal di pasar global, Amran juga mendorong masyarakat Indonesia mengonsumsi buah lokal. “Buah kita tidak kalah dengan buah lain,” ungkapnya.

Secara resmi Mentan meminta semua jajarannya hingga Dinas Pertanian tingkat kabupaten untuk menyuguhkan buah lokal dan umbi-umbian kepada tamu. Dalam kesempatannya melakukan kunjungan kerja ke seluruh Indonesia, ia mengaku selalu disajikan buah lokal.  “Tidak ada buah impor,” ungkap Amran.

Menteri Amran berharap hal ini bisa dicontoh oleh lembaga-lembaga lain di Indonesia.  “Mari kita galakkan hortikultura, perkebunan buah-buah ini kemudian rempah-rempah. Karena masa depan pertanian adalah rempah-rempah dan buah,” terang Amran.

Baca Juga:  Buaya Muara Tertangkap di Halaman Rumah Warga
loading...
loading...