Kementan Bersama E-Commerce Pertanian dan Grab Distribusikan Hasil Ternak

Pertanianku — Tantangan baru dalam dunia pertanian di tengah wabah pandemi Covid-19 adalah menyalurkan atau mendistribusikan bahan pangan ke masyarakat sebagai konsumen dengan aman sudah bisa diatasi dengan kerja sama yang sedang dijalin antara ecommerce pertanian dan jasa transportasi online, yaitu Grab. Inovasi ini sangat berguna di tengah wabah yang sudah memengaruhi hampir di seluruh aspek kehidupan.

grab
foto: unsplash

Pertanian merupakan salah satu garda terdepan yang harus terus berjalan untuk memenuhi kebutuhan pangan seluruh masyarakat di Indonesia. Melalui makananlah masyarakat bisa meningkatkan daya tahan tubuh yang sangat berguna untuk melawan berbagai macam penyakit.

Sudah sejak sebulan yang lalu, sebagian besar kota-kota di Indonesia sudah diterapkan pembatasan sosial guna mencegah penularan semakin meluas. Untuk menyalurkan distribusi bahan pangan seperti hasil peternakan, Kementan menggandeng beberapa ecommerce pertanian serta transportasi online untuk memudahkan masyarakat.

Loading...

Kali ini Kementan menggandeng 6 mitra peternakan dan Grab untuk memperlancar proses distribusi hasil peternakan. Ada 6 mitra peternakan yang menandatangani perjanjian kerja sama dengan Grab. Adapun 6 mitra tersebut adalah PT Charoen Pokphan Indonesia, PT Japra Comfeed Indonesia, PT Tri Putra Panganindo, PT Cimory, PT Indoguna Utama, dan PT Agro Boga Utama.

Selain itu, Kementan juga bekerja sama di bidang pengembangan pemasaran produk peternakan berbasis online dengan 3 start up digital marketplace, yakni etanee, Tani Supply Indonesia, dan SayurBox.

“Secara kesehatan mungkin bisa selesai lebih cepat, tapi dampak Covid itu bagi pertanian bisa bertahun-tahun, di sinilah dibutuhkan kerja sama, dibutuhkan nurani kebangsaan, harus ada keterpanggilan atas nama bangsa, kalau tidak, maka siap-siap kita akan melihat ceceran masalah di depan mata kita,” tutur Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo seperti dikutip dari laman pertanian.go.id.

Baca Juga:  Mentan Dorong Malang Jadi Sentra Bibit Alpukat Unggulan

Untuk mengurangi masalah pertanian di tengah pandemi ini membutuhkan bantuan banyak pihak untuk saling bersinergi. Salah satu permasalahan yang harus segera diatasi adalah masalah transportasi pangan. Masyarakat yang kesulitan mendapatkan bahan pangan dapat terbantu dan petani serta peternak yang sudah menghasilkan produk pun bisa dibantu agar produk mereka terjual.

Pada kesempatan yang sama, Presiden of Grab Indonesia, Ridzki Kramdibrata mengatakan bahwa Grab siap berkomitmen untuk mendukung upaya pemerintah dalam menyediakan bahan pangan kepada masyarakat, khususnya produk peternakan dan olahannya.

Loading...
Loading...