Kementan Gelar Koordinasi Serap Gabah Saat Masuki Musim Panen


Pertanianku – Guna melakukan penyerapan gabah ketika musim panen tiba, Kementerian Pertanian bekerja sama dan berkoordinasi dengan Bulog dan TNI AD untuk membantu penyerapan gabah di petani.

Kepala Badan Ketahanan Pangan Agung Hendriadi mengatakan, koordinasi ini sebagai komitmen pemerintah kepada petani dengan melakukan pembelian gabah di luar kualitas. Gabah di luar kualitas adalah gabah dengan kadar air 26—30 persen dengan harga Rp3.700 per kilogram (kg) yang nantinya dilaksanakan oleh Bulog.

Pemerintah menargetkan serapan gabah petani Bulog pada 2017 sebesar 3.737.019 ton setara beras. Namun, per 16 Juli terealisasi sebesar 2.758.914 ton setara gabah. “Atau 1.379.457 ton setara beras,” jelasnya dalam Rapat Koordinasi Gabungan Evaluasi dan Percepatan Serap Gabah Petani Tahun 2017 yang dilaksanakan di Gedung Oryza Kantor Pusat Bulog, belum lama ini sebagaimana mengutip Republika (24/7).

Lebih lanjut ia mengungkapkan, pembelian gabah di luar kualitas ditargetkan berlangsung selama enam bulan sejak Maret—Agustus 2017 mendatang dengan fokus lokasi pembelian pada 127 kabupaten di 17 provinsi sentra produksi padi.

Baca Juga:  Luas Panen Padi di Wilayah Ini Ditargetkan 4.000 Hektare pada Oktober
loading...
loading...