Kementan Lakukan Evaluasi Pendayagunaan Alat Mesin Pertanian


Pertanianku — Badan Penyuluh dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian (Kementan) melakukan evaluasi pendayagunaan alat mesin pertanian (alsintan). Evaluasi tersebut dilakukan dengan pemetaan di setiap kabupaten.

evaluasi pendayagunaan alat mesin pertanian
Foto: Google Image

“Tahap awal kami melakukan pemetaan di 13 provinsi dulu, seperti di Jawa Barat, NTB, Sulawesi Selatana, Sumatra Selatan, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Aceh dan Banten,” kata Sekretaris BPPSDMP Kementan, Surachman Suwardi seperti dikutip Republika, Minggu (25/2).

Ia menyebutkan, evaluasi ini dilakukan sesuai arahan Mentan Andi Amran Sulaiman, yaitu BPPSDMP bersama Dirjen PSP, Badan Ketahanan Pangan dan Litabang untuk melakukan upaya optimalisasi alat dan mesin pertanian.

Selain itu, berdasarkan hasil tinjauan di lapangan, perlu adanya tindak lanjut dengan kegiatan di lapangan untuk mendorong pendayagunaan alsintan agar lebih optimal.

“Kami melakukan pemetaan posisi saat ini pendayagunaan alsintan di lapangan. Tentu hal ini belum optimal, dan perlu didorong,” ujarnya.

Surachman mengungkapkan, dari beberapa sampel yang ditemukan di lapangan, kendala kurang optimalnya pendayagunaan alsintan itu misalnya penggunaan mesin yang tadinya untuk luasan tertentu tetapi tidak digunakan. Kondisi ini terkait mobilisasi di lapangan.

Dalam hal ini, Kementan mendorong bagaimana mengoptimalkan pendayagunaan alsintan untuk mendukung ketahanan pangan. Disamping itu, pendayagunaan alsintan juga lebih bermanfaat lagi, dalam rangka mendukung upaya khusus di tingkat nasional.

“Secara umum kita petakan komponen alsintan yang utama dulu, seperti traktor dan combain harvester. Kita evaluasi sejauh mana pendayagunaannya sehingga bisa berdampak terhadap budidaya yang terkait program upaya khusus ini,” jelas dia.

Dalam evaluasi ini, BPPSDMP bersama Dirjen PSP, Badan Ketahanan Pangan dan Litbang akan melakukan pemetaan pada Kelompok Tani dan Pokja. Hal ini sejalan dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) BPPSDM untuk melihat sejauh mana optimalisasi alsintan tersebut.

Baca Juga:  Perhatikan! Begini Cara Memilih Bibit Jamur Champignon

Upaya selanjutnya, yaitu tentang bagiamana membuat kelompok tani bisa meningkatkan kapasitas pasang alsintan, sehingga tidak akan terjadi lagi pendayagunaan yang tidak optimal.

“Karena kalau alsintan tidak optimal akan berdampak juga pada luasan lahan pertanian yang tidak optimal,” katanya.

loading...
loading...