Kementan: Manajemen Tanam Padi Harus Dilanjutkan

0

Pertanianku – Berdasarkan data yang dikeluarkan Badan Pusat Statistik (BPS) Nilai Tukar Petani (NTP) pada Juni 2017 mengalami peningkatan 0,38 persen dibanding bulan sebelumnya. Hal ini menunjukkan bahwa daya beli petani dan pendapatan petani di perdesaan mengalami peningkatan.

Agar lebih meningkatkan nilai tukar petani lebih maksimal ke depannya, Dirjen Hortikultura Kementerian Pertanian Spudnik Sujono mengatakan, ada tiga hal utama yang perlu dikawal, yakni memastikan adanya peningkatan produksi, menjaga kualitas produksi, serta menjamin produk dibeli dengan harga yang baik.

Spudnik mengungkapkan, sejauh ini tidak ada perubahan strategi yang dijalankan Kementerian Pertanian dalam upayanya meningkatkan kesejahteraan petani. Sebab, jika mengacu pada peringkat Indonesia dalam Indeks Keberlanjutan Pangan atau Food Suistanability Index (FSI) yang meningkat pesat, artinya program yang selama ini dijalankan sudah tepat.

Secara umum, NTP merupakan rasio indeks harga yang diterima petani dibagi dengan indeks harga yang dibayar petani, baik untuk faktor produksi maupun konsumsi rumah tangga. NTP digunakan sebagai salah satu indikator dalam menentukan tingkat kesejahteraan petani.

“Pola tanam, manajemen tanam itu kita kawal terus, kan sudah kita rasakan manfaatnya,” kata Spudnik, yang juga pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Ketahanan Pangan, saat ditemui di Kementerian Perdagangan, beberapa waktu lalu seperti melansir Republika (6/7).

loading...
loading...