Kementan Pastikan Harga Cabai Turun di Minggu Ketiga Januari

Pertanianku — Saat ini harga cabai masih tidak stabil dan sempat mengalami kenaikan. Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo meminta kepada jajarannya untuk memastikan ketersediaan cabai agar harga cabai tidak mengalami kenaikan. Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian, Agung Hendriardi mengatakan pihaknya akan memastikan harga tersebut akan berangsur menurun di minggu ketiga Januari.

harga cabai
foto: Pertanianku

“Minggu ketiga bulan ini harga cabai kembali normal. Yang jelas sampai akhir Desember kemarin produksi kita memang agak sedikit berkurang dibandingkan bulan-bulan sebelumnya. Tapi Januari kita sudah kembali normal,” tutur Agung Hendriardi seperti dikutip dari laman pertanian.go.id.

Agung juga menjelaskan bahwa Kementan sudah menyiapkan strategi perluasan area tanam di beberapa daerah untuk meningkatkan produksi. Bahkan pengembangan tersebut akan dilakukan dengan sentuhan teknologi, sesuai dengan permintaan langsung Mentan Syahrul.

“Kita akan melakukan penanaman cabai dengan teknologi. Kemudian kita akan mengembangkan areal tanam baru untuk memenuhi kebutuhan yang ada. Bahkan kami melakukan operasi pasar sebagai langkah memutus rantai pasok,” papar Agung.

Langkah lain yang sedang diupayakan oleh Kementan adalah memperkuat koordinasi dengan beberapa pihak, seperti Kementerian Perdagangan dan pihak lain yang berhubungan langsung dengan bidang pangan. Koordinasi tersebut diharapkan bisa menjaga pasokan cabai ketika PSSB ketat akan diberlakukan pada 11—25 Januari.

Agung menjelaskan penyebab harga cabai naik, di antaranya perayaan Natal dan Tahun Baru serta kondisi cuaca buruk yang menyebabkan tingkat intensitas curah hujan semakin tinggi.

“Faktor yang terakhir adalah terganggunya distribusi akibat banjir, baik yang dari petani maupun dari sentra produksi. Kan kebanjiran itu bukan hanya di produksi saja yang terganggu, namun juga pada operasional distribusinya,” pungkas Agung.

Sementara itu, Direktur Jenderal Hortikultura, Prihasto Setyanto sempat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kediri untuk memastikan ketersediaan cabai. Jajaran Dinas Pertanian Kabupaten Kediri mengatakan bahwa produksi cabai yang dihasilkan bisa mencukupi kebutuhan masyarakat, meskipun akan terjadi kenaikan hingga Rp65 ribu/kg.

Baca Juga:  Mengenal Lebih Dekat Cilantro Si Tanaman Aromatik

“Untuk cabai besar pasokan aman dan harga cukup aman yakni di kisaran Rp18—20 ribu/kg di tingkat Pasar Induk Pare. Cabai rawit memang terjadi distorsi karena telah memasuki musim hujan. Pertanaman ada yang terkena banjir, jadwal petik terganggu, proses pemasakan cabai lebih lama, serangan OPT, busuk buah dan lain sebagainya. Kondisi ini diprediksi akan berakhir Januari dan harga akan kembali normal. Kemarin harga di sini Rp65 ribu/kg dan hari ini sudah turun ke Rp59—60 ribu/kg,” papar Anton seperti dikutip dari laman pertanian.go.id.