Kementan Perketat Pengawasan Lalu Lintas Hewan Kurban Jelang Iduladha

Pertanianku— Kementerian Pertanian (Kementan) terus memperketat pengawasan lalu lintas hewan yang masuk dan keluar melalui pintu-pintu pelabuhan menjelang Iduladha. Salah satunya berada di Pelabuhan Merak Cilegon, Banten. Di pelabuhan tersebut, Badan Karantina Pertanian bersama jajaran polisi terus melakukan pengecekan terhadap kondisi hewan yang datang dari Pulau Sumatera ataupun yang keluar dari Pulau Jawa.

iduladha
Foto: pixabay

Pengawasan di Pelabuhan Merak Banten telah menggunakan aplikasi digital sehingga proses pengawasan berjalan lebih mudah. Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menerangkan, pengawasan di Merak berlangsung dengan baik dan fungsi teknisnya sudah berjalan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP).

“Di Cilegon kita bisa melihat adanya aplikasi digital untuk mempermudah proses yang ada. Tempat ini juga melakukan pemeriksaan secara maksimal yang dibantu oleh dokter hewan sehingga tidak boleh ada kontaminasi dari PMK yang bisa kita abaikan. Bahkan sampel darah dan pemeriksaan lab bisa kita maksimalkan di tempat ini,” tutur Syahrul seperti dilansir dari laman pertanian.go.id.

Selanjutnya, mobil-mobil pengangkut hewan yang masuk ke Pulau Jawa harus melalui pemeriksaan. Semua mobil tersebut harus didisinfeksi. Kementan juga sudah menyiapkan tempat instalasi karantina hewan.

“Oleh karena itu, saya yakin menghadapi Idulqurban akan lebih diperketat lagi tetapi tidak membuat tambah ribet dan tambah susah. Tetapi sampai dengan instalasi karantina untuk menyembuhkan, kita memiliki back up yang cukup. Saat ini karantina seluruh Indonesia siaga 1 sampai 14 hari ke depan untuk memutus virus yang bisa berkembang lebih jauh,” papar Syahrul.

Upaya yang tengah dilakukan oleh Kementan telah memberikan dampak positif terhadap perkembangan hewan ternak. Mentan menjelaskan, saat ini banyak hewan yang awalnya positif terinfeksi virus sudah dinyatakan negatif melalui proses dan uji tim medis yang beranggotakan dokter hewan.

Baca Juga:  Lele, Ikan Air Tawar Kaya Nutrisi

“Saya ingin melaporkan teman-teman media sekarang ini PMK yang ada di seluruh Indonesia cenderung sembuh. Kesembuhannya maksimal, bahkan akhir-akhir ini kita tidak mendengar kematian. Oleh karena itu, daerah merah akan mendapatkan protokol yang sangat ketat dan lalu lintas hewan tidak boleh masuk atau keluar, orang pun tidak bebas masuk keluar sampai inkubasi virus dicabut kembali,” terang Syahrul.