Kementan Salurkan Bantuan untuk Pertanian Terdampak Banjir di Kalimantan Selatan

Pertanainku — Musibah banjir yang terjadi di Kalimantan Selatan membuat semua area pertanian terendam banjir sehingga tidak bisa dipanen. Menanggapi hal tersebut, Kementerian Pertanian (Kementan) langsung bergerak cepat melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian untuk menyiapkan bantuan dan mendata total luas lahan yang terendam banjir.

Kalimantan Selatan
foto: http://dinsos.kalselprov.go.id/indeksfoto-17-2

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menyampaikan bela sungkawa terhadap musibah yang baru saja menimpa Kalimantan Selatan. Selain itu, dipersiapkan juga langkah-langkah penanganan pertanian terdampak banjir.

“Saya sampaikan duka yang sedalam-dalamnya buat masyarakat Kalimantan Selatan. Kementerian Pertanian akan bergerak secepat mungkin untuk membantu mengurangi beban saudara-saudara kita yang terdampak banjir,” tutur Syahrul Yasin Limpo seperti dikutip dari laman cybex.pertanian.go.id.

Kepala BPPSDMP, Dedi Nursyamsi mengatakan bahwa Kementan akan mengambil langkah cepat untuk mengatasi dampak banjir, seperti menyiapkan kebutuhan sandang dan pangan kepada korban banjir.

Jumlah lahan yang terkena banjir masih belum diketahui karena saat ini fokus pemerintah masih pada evakuasi korban.

“Namun jumlah lahan yang terkena banjir masih belum diketahui karena saat ini masih fokus adalah melakukan evakuasi. Sebab, masih banyak masyarakat yang terjebak di dalam rumahnya, termasuk penyuluh, karyawan, dan siswa SMKPPN Banjar Baru,” papar Dedi.

Berdasarkan data dari BPP, terdapat beberapa pertanaman yang sudah tanam dan semai yang masih bisa diselamatkan. Di wilayah Tanah Laut terdapat lahan yang sudah tanam sekitar 2.668 hektare.

Di Banjar, banjir terjadi di tujuh kecamatan dan luas lahan pertanian yang terdampak diperkirakan lebih dari 564 hektare. Di hulu sungai banjir terjadi di tiga kecamatan dan diperkirakan area tanam terdampak banjir sekitar 160 hektare. Air banjir di Banjar sempat tidak surut selama dua hari lamanya.

Baca Juga:  Berkebun Sayur Organik di Rumah dengan Botol Plastik Bekas

Dedi Nursyamsi menyampaikan, bantuan dari Kementan berupa 1.000 paket sembako sudah diberikan kepada para pengungsi.

“Bantuan akan didistribusikan oleh UPT Kalsel dan Dinas Pertanian Kalsel. Namun, karena banyak jalan yang terputus, pendistribusian bantuan menjadi agak terlambat karena harus menempuh jalan memutar,” jelas Dedi.

Kementan juga memberikan bantuan berupa benih kepada petani. Hal ini karena bencana tersebut memberikan dampak psikologis bagi petani akibat lahan yang tergenang banjir.


loading...