Kementan Terus Genjot Produksi Jagung RI


Pertanianku – Belum lama ini Kementerian Pertanian (Kementan) melakukan panen dan tanam jagung secara serentak di Desa Pagintungan, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, Banten.

Panen serentak tersebut dilakukan sebagai upaya untuk lebih mengembangkan produksi pangan bagi wilayah penyanggah produksi pangan di kota besar.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Pertanian Kementan Muhammad Syakir mengatakan Kabupaten Serang menjadi salah satu wilayah yang ditetapkan oleh Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman, sebagai produsen pangan di sekitar ibu kota guna mewujudkan swasembada jagung di tanah air.

“Daerah kota besar akan didukung pangan oleh daerah sekitarnya karena membutuhkan pangan dalam jumlah besar. Maka itu, strateginya mengembangkan daerah sekitar kota besar sehingga tidak mempengaruhi inflasi ketersediaan pangan dan harga yang diterima petani juga baik,” terang Syakir di Desa Pagintungan, Serang, Banten, seperti diberitakan Antara (27/9).

Lebih lanjut ia menjelaskan untuk mewujudkan kedaulatan pangan, Kementerian Pertanian melalui Program Pengembangan Pangan di Wilayah Penyangga Kota Besar, menetapkan 13 kabupaten di tiga provinsi sebagai produsen pangan.

Melihat potensinya yang cukup besar, Provinsi Banten dipilih sebagai penyangga pangan ibu kota terdapat di Kabupaten Serang, Lebak, Pandeglang, dan Tangerang. Provinsi Lampung terdapat di Kabupaten Lampung Utara, Lampung Selatan, dan Lampung Timur.

Sementara itu, wilayah penyangga di Provinsi Jawa Barat terdapat di Kabupaten Subang, Karawang, Sukabumi, Purwakarta, dan Cianjur.

Para petani di Desa Pagintungan mengakui komoditas jagung merupakan jenis komoditas yang baru ditanam, sebelumnya umumnya hanya padi. Oleh karena itu, kelompok tani belum bisa menikmati keuntungan dari panen serentak itu

“Kami belum bisa menikmati untung karena jagung ini terhitung baru di Banten. Jadi kami juga belum bisa menghitung tonase per hektare,” ucap Sumanta, seorang petani dari Kelompok Tani 2.

Baca Juga:  Kebun Binatang Bandung Melepasliarkan 40 Burung Jalak Kebo

Kementan menyatakan salah satu lokasi pengembangan budidaya jagung di Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, memiliki potensi lahan 300 ha, 125 ha di antaranya sudah panen dan dimanfaatkan untuk budidaya jagung oleh petani sekitarnya.

Guna mendukung panen berkelanjutan, Kementerian Pertanian memberikan bantuan berupa benih jagung 200 kg, alat dan mesin pertanian (alsintan), traktor roda empat sebanyak lima unit, traktor roda dua 61 unit, pompa untuk irigasi, dan mesin tanam jagung.

Kementan juga memfasilitasi penjualan langsung jagung pipilan kering kepada pengusaha sehingga tidak ada perantara. Dengan begitu, petani mendapatkan harga yang sesuai.

loading...
loading...