Kementerian BUMN Himbau Bulog Bantu Petani Tingkatkan Produktifitas Pertanian


Pertanianku – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno meminta kepada Perum Bulog  mendongkrak kinerja perusahaan di tahun ini. Peningkatan kinerja tersebut dari dua sisi, pertama Menteri BUMN meminta bulog untuk meningkatkan penyerapan hasil pertanian. Sedangkan sisi berikutnya Menteri Rini ingin bulog meningkatkan kualitas produk pertanian itu sendiri.

Kementerian BUMN Himbau Bulog Bantu Petani Tingkatkan Produktifitas Pertanian

Menurut Rini, sebagai perusahaan yang memiliki wewenang menjaga stabilitas pasokan dan harga beberapa komoditas, inovasi di sektor penanaman menjadi hal yang harus dilakukan. Hal ini juga diterapkan di beberapa negara maju lainnya. “Harapannya, sekarang bagaimana membenahi penyimpanan, tapi juga Bulog harus melihat dari sisi supply yaitu dari produksinya menyediakan bibit-bibit unggul,” kata Rini seperti dikutip Liputan6 (12/5).

Untuk mendukung hal itu, Rini menyebutkan salah satu langkah yang sudah dilakukan Bulog adalah dengan menjalin kerjasama PT Sang Hyang Seri (Persero) sebagai perusahaan penyedia bibit tanaman. Kerja sama yang dilakukan dengan SHS ini dikatakan Rini mengenai pembinaan dan pemberian beberapa teknik penanaman agar memiliki hasil panen yang maksimal dan berkualitas.

Deputi Bidang Industri Agro dan Farmasi Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Wahyu Kuncoro mengungkapkan perluasan kewenangan Bulog tersebut akan didasarkan pada Peraturan Presiden (Perpres). “Jadi pastinya nanti mungkin hanya tiga komoditas pangan saja, yaitu beras, jagung dan kedelai. Sebelumnya pangan pokok itu ada 11 komoditas, itu jadinya hanya tiga,” jelas Wahyu.

Wahyu menambahkan, salah satu yang akan diputuskan untuk menguatkan peran Bulog tersebut akan ada Instruksi Presiden (inpres) yang menetapkan pengadaan harga gabah kering panen. Namun begitu, sisa komoditas yang belum bisa dijamin oleh Perum Bulog, pemerintah bakal mengarahkan untuk bisa dijamin oleh perusahaan BUMN lainnya. Ia mencontohkan, mengenai komoditas gula, PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) direncanakan melakukan hal itu.

Baca Juga:  Waspada! Serangan Hama Padi di Musim Hujan Mengintai

Demi mewujudkan stabilitas harga pangan dan mewujudkan swasembada pangan seperti yang diinginkan Presiden Joko Widodo (Jokowi), perusahaan BUMN akan lebih digerakkan, tidak hanya Perum Bulog saja. Perluasan penugasan Perum Bulog yang hanya tiga komoditas tersebut, Wahyu menuturkan diputuskan berdasarkan kapasitas Perum Bulog itu sendiri. “Karena kemampuan Bulog belum mumpuni, terutama jumlah SDM nya,” jelas Wahyu.