Kenal Lebih Dekat Benih Sayuran Berkualitas agar Tidak Tertipu Benih Palsu

Pertanianku — Pemilihan benih sayuran menjadi langkah pertama yang penting untuk dilakukan dan menjadi tolok ukur produktivitas budidaya sayuran secara hidroponik. Hal ini disebabkan oleh produktivitas tanaman sangat bergantung pada keunggulan jenis benihnya. Dengan varietas yang unggul dan sesuai dengan permintaan pasar, Anda dapat memproduksi sayuran dengan optimal tanpa mengalami kendala saat pemasaran.

benih sayuran
foto: Pertanianku

Saat Anda ingin membeli benih sayur di pasaran, pasti dihadapkan oleh berbagai jenis benih, mulai dari benih hibrida, benih lokal, atau benih hasil seleksi lokal yang masih bisa dipakai. Untuk budidaya hidroponik, sebaiknya gunakan benih hibrida. Pasalnya, benih hibrida pada dasarnya memiliki kelebihan-kelebihan yang tidak dimiliki oleh benih lokal.

Pada instalasi hidroponik sebaiknya jangan menggunakan benih lokal karena daya tumbuhnya kecil, pertumbuhannya tidak seragam, dan produktivitas tanaman yang dihasilkan jadi lebih rendah.

Setelah menentukan jenis yang akan dipilih, langkah selanjutnya yang perlu dilakukan ialah mengetahui ciri-ciri benih unggul berdasarkan penampakan fisiknya. Benih unggul akan terlihat lebih bersih dari kotoran, lebih mengilap, terang, dan ukurannya normal. Benih tersebut tidak mengandung air atau kering dan tidak ada cacat.

Namun, sayangnya Anda tidak bisa melihat penampakan fisik benih karena umumnya benih dijual dalam bentuk kemasan yang tertutup rapat. Dengan begitu, Anda hanya bisa mengidentifikasi benih dari kemasannya.

Cara paling mudah untuk menghindari benih berkualitas buruk atau benih palsu ialah dengan membeli benih pada distributor tepercaya. Pilihlah benih dengan label dan nama varietas yang jelas. Pilih merek benih yang mencantumkan nama dan alamat produsen. Selain itu, perhatikan juga informasi tambahan seperti karakter sayuran serta masa kedaluwarsa benih.

Langkah pemilihan benih sangat penting dipahami agar Anda tidak mendapatkan benih palsu atau benih berkualitas buruk. Benih tersebut tidak akan bisa menghasilkan bibit yang berkualitas jika Anda tetap gunakan. Benih tersebut hanya akan membuat Anda lebih repot karena pertumbuhan tanaman tidak maksimal, bahkan dapat tidak tumbuh sama sekali.

Baca Juga:  Manfaat Terung Lalapan pada Kuliner Khas Sunda