Kenal Lebih Dekat dengan EM4, Aktivator Andalan untuk Pengomposan

Pertanianku — Pasti Anda sering melihat EM4 pada beberapa tutorial pembuatan kompos atau pupuk organik. EM4 merupakan salah satu aktivator yang mampu mengomposkan bahan organik dengan cepat secara anaerob dan menghasilkan kompos yang tidak berbau dan aman untuk tanaman. Aktivator EM4 merupakan singkatan dari effective microorganism 4.

aktivator EM4
foto: Pertanianku

Di dalam larutan EM4 terdapat banyak mikroorganisme fermentasi, jumlahnya mencapai 80 genus. Mikroorganisme tersebut bekerja secara efektif untuk memfermentasikan bahan organik. Dari sekian banyak mikroorganisme yang terdapat di dalam EM4, ada lima golongan utama mikroorganisme yang terdiri atas fotontetik, Lactobacillus sp., Streptomyces sp., ragi, dan Actinomycetes.

Bakteri fotosintetik merupakan bakteri bebas yang dapat mensintesiskan senyawa nitrogen, gula, dan substansi bioaktif lainnya. Hasil metabolit dari bakteri ini dapat diserap secara langsung oleh tanaman dan tersedia sebagai substrat untuk perkembangbiakan mikroorganisme yang menguntungkan.

Lactobacillus sp. merupakan bakteri penghasil asam laktat dari proses penguraian gula dan karbohidrat lainnya. Bakteri ini bekerja sama dengan bakteri fotosintesis dan ragi dalam melakukan penguraian.

Asam laktat yang dihasilkan merupakan bahan sterilisasi yang kuat dan dapat menekan pertumbuhan mikroorganisme berbahaya dan berguna untuk menguraikan bahan organik dengan cepat.

Streptomyces sp. merupakan mikroorganisme yang mengeluarkan enzim streptomisin. Enzim tersebut bersifat racun bagi hama dan penyakit yang merugikan tanaman dan tanah.

Ragi atau yeast berfungsi memproduksi substansi yang berguna untuk tanaman. Substansi bioaktif yang dihasilkan oleh ragi berguna untuk pertumbuhan sel dan pembelahan akar. Ragi tersebut juga berperan untuk perkembangbiakan atau pembelahan mikroorganisme menguntungkan lainnya seperti Actinomycetes dan Lactobacillus sp.

Actinomycetes merupakan organisme peralihan antara bakteri dan jamur yang mengambil asam amino dan zat serupa yang diproduksi oleh bakteri fotosintesis serta mengubahnya menjadi antibiotik yang berguna untuk mengendalikan patogen.

Baca Juga:  Kementan Targetkan Pembangunan 2.358 Kampung Hortikultura di Seluruh Indonesia

Organisme Actinomycetes juga dapat berperan untuk menekan jamur dan bakteri berbahaya dengan cara menghancurkan khitin, yakni zat esensial untuk pertumbuhan yang dimiliki oleh jamur dan bakteri berbahaya tersebut. Selain itu, Actinomycetes berfungsi untuk menciptakan kondisi yang baik untuk perkembangan mikroorganisme lainnya.