Kenal Lebih Dekat dengan Kayu Siwak

Pertanianku — Pasti Anda pernah mendengar siwak yang dimanfaatkan untuk membersihkan gigi. Kayu ini sering digunakan oleh orang zaman dulu sebelum adanya sikat gigi. Pada dasarnya siwak merupakan ranting atau akar dari pohon arak (Salvadora persica). Tanaman semak belukar ini banyak ditemui di kawasan Timur Tengah, Asia, dan Afrika.

siwak
foto: PIxabay

Bagian dalam ranting pohon arak berwarna putih dan berserat. Sementara itu, akar tanaman berwarna cokelat. Uniknya, bagian tanaman tersebut beraroma seperti seledri dan rasanya agak pedas. Aroma yang ditimbulkan dari ranting tanaman ini bisa membuat napas menjadi lebih segar.

Diameter batang yang dimanfaatkan sebagai siwak tidak begitu besar agar mudah menjangkau hingga ke sela-sela gigi. Batangnya bersifat lembut dan berserat sehingga bisa mengikis plak yang ada di gigi, tetapi aman tidak melukai gusi.

Tak hanya mampu membersihkan kotoran pada gigi, ternyata siwak memiliki banyak manfaat. Dilansir dari kumparan.com, hasil penelitian AlLafi dan Ababneh (1995), siwak mengandung antibacterial acid seperti astringents, abrasive, dan detergents yang mampu membunuh bakteri dan mencegah terjadinya infeksi.

Kandungan lain yang terdapat di dalamnya adalah klorida, fluoride, silica, sulfur, vitamin C, trimethyl amine, salvadorine, tannin, potassium, dan sodium bicarbonate yang dapat membersihkan gigi, memutihkan gigi, serta menjaga kesehatan gigi dan gusi.

Seseorang yang rutin membersihkan giginya dengan siwak dapat mencegah gigi berlubang, menjaga kekuatan gigi, mencegah bau mulut, napas menjadi lebih segar, mencegah terbentuknya plak gigi, dan melindungi gusi.

Manfaatnya yang tinggi membuat pembersih gigi ini mulai diekstrak sehingga Anda tidak perlu menggunakan siwak secara langsung, sudah banyak produk sikat gigi yang membuat ekstrak kayu tersebut.

Cara penggunaan siwak cukup mudah, pertama-tama Anda perlu mengupas bagian ujung ranting sekitar 1 cm. Selanjutnya, kunyah bagian yang sudah dikupas sampai serat batangnya terbuka dan membentuk bulu. Setelah dirasa sudah lunak dan membentuk bulu-bulu sikat, segera rendam ke dalam air. Selanjutnya, Anda sudah bisa menggunakannya untuk membersihkan gigi dari kotoran. Setelah beberapa kali pemakaian, bulu siwak mungkin akan terurai dan Anda bisa memotong serta membuang sisa bulut seratnya.

Baca Juga:  Kriteria Daging Sapi yang Cocok Dibuat Menjadi Bakso