Kenal Lebih Dekat dengan Tanaman Refugia, Tanaman Pengendali Hama

Pertanianku Tanaman refugia adalah jenis tanaman yang dapat menyediakan tempat perlindungan dan sebagai sumber makanan bagi serangga penyerbuk seperti lebah. Secara sederhana, tanaman refugia berfungsi menjaga kelestarian musuh alami, menjaga keseimbangan, dan membantu petani mengendalikan hama pada tanaman budidaya.

tanaman refugia
foto: Pixabay

Tanaman refugia juga dapat berperan sebagai penjaga kelembapan tanah di sekitarnya dan menahan penguapan tanah akibat intensitas cahaya matahari yang terlalu tinggi. Secara tidak langsung, tanaman jenis ini mampu mencegah terjadinya kekeringan di area tanaman untuk skala mikro.

Refugia berfungsi sebagai mikrohabitat bagi serangga hama dan musuh-musuh alami jika ditanam di sekitar persawahan. Dengan begitu, petani dapat mengatasi serangan hama secara alamiah. Biaya operasional untuk mengendalikan hama bisa dikurangi sehingga keuntungan yang didapatkan petani akan meningkat.

Tanaman yang dapat dijadikan sebagai refugia setidaknya memenuhi lima kriteria utama, yaitu memiliki bunga dan warna mencolok, regenerasi tanaman cepat dan berkelanjutan, benih mudah diperoleh, mudah ditanam, serta dapat ditumpangsarikan dengan tanaman lain. Ada beberapa jenis tanaman yang dapat berpotensi sebagai refugia, di antaranya tanaman hias, gulma, tumbuhan liar, dan sayuran.

Tanaman hias yang dapat berperan sebagai refugia adalah bunga matahari, bunga kertas zinnia, bunga kenikir, dan lain-lain.

Gulma pada dasarnya memang dapat mengganggu produktivitas tanaman utama. Hal ini karena gulma tumbuh dengan menyerap unsur hara, lokasi, dan cahaya matahari di lahan. Namun, ternyata ada beberapa gulma yang bermanfaat karena bisa dijadikan refugia, di antaranya babandotan, ajeran, dan bunga tahi ayam.

Tumbuhan liar yang berguna sebagai refugia, antara lain bunga legetan, pegagan, rumput setaria, rumput kancing ungu, dan kacang hias atau kacang pentoi.

Sementara itu, tanaman sayuran yang berpotensi sebagai refugia adalah kacang panjang, bayam, dan jagung.

Baca Juga:  SEARCA dan Balitbangtan Berkolaborasi Membangun Inovasi Pertanian di Indonesia

Tanaman refugia harus ditanam sebelum penanaman tanaman utama agar bisa digunakan sebagai tempat berlindung dan berkembang biak bagi musuh alami. Tanaman diusahakan ditanam sejajar dengan sinar matahari sehingga tidak menutupi cahaya matahari yang dibutuhkan oleh tanaman utama.


loading...