Kenal Lebih dekat Penyu Belimbing, Penyu Besar yang Terancam Punah

Pertanianku — Baru-baru ini jagat media sosial dihebohkan dengan adanya seekor penyu belimbing dewasa yang terdampar di rawa muara sungai sekitar Pantai Oping, Kakas, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara selama dua hari.

penyu belimbing
foto: Pixabay

Pada video tersebut tampak masyarakat sekitar ramai-ramai membantu penyu tersebut keluar dari muara dan diarahkan ke bibir pantai agar penyu bisa kembali pulang ke lautan. Penyu belimbing ini tersesat ketika selesai bertelur di sekitar pantai.

Aksi heroik masyarakat setempat mendapatkan pujian dari warganet. Hal ini karena penyu belimbing merupakan salah satu penyu terbesar di dunia yang sudah terancam punah dan dilindungi undang-undang.

Nama belimbing disematkan pada penyu ini karena bentuk cangkang penyu mirip seperti buah belimbing. Nama lain dari penyu ini adalah leatherback sea turtle. Cangkangnya berwarna gelap dengan bintik putih-putih yang tersebar secara acak.

Bobot penyu besar ini dapat mencapai 900 kilogram dengan panjang badan mencapai 2,75 meter. Di lautan lepas, penyu dapat memakan hingga 200 kg ubur-ubur.

Penyu belimbing bertelur setiap tiga tahun sekali dengan masa inkubasi selama 60 hari. Jumlah telur yang dihasilkan setiap kali bertelur sebanyak 60—130 butir. Penyu betina dapat bertelur sebanyak empat sampai lima kali dalam satu musim.

Penyu ini memiliki peran sangat penting dalam keseimbangan ekosistem laut, yakni mengendalikan populasi ubur-ubur. Jika populasi penyu belimbing dan beberapa predator ubur-ubur menurun, besar kemungkinan akan terjadi ledakan populasi ubur-ubur.

Ledakan populasi ubur-ubur dapat menyebabkan keseimbangan ekosistem laut terganggu. Hal ini karena ubur-ubur tersebut dapat menghambat pertumbuhan populasi ikan dengan cara memangsa telur dan larva ikan.

Salah satu faktor yang menyebabkan populasi penyu belimbing menurun adalah maraknya pencurian telur penyu yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab dan penyu yang tidak sengaja tersangkut jaring nelayan.

Baca Juga:  6 Tanaman yang Sering Digunakan untuk Membersihkan Gigi

Penyu tidak memiliki karapas sehingga bernapas dengan paru-paru. Oleh karena itu, penyu harus naik setiap lima jam sekali ke permukaan untuk bernapas. Penyu yang terjebak pada jaring tidak dapat naik ke permukaan air karena terjebak di dalam air.

Salah satu langkah paling ampuh untuk mencegah kepunahan penyu besar ini adalah dengan melindungi telur-telur penyu dari tangan oknum yang tidak bertanggung jawab.