Kenal Lebih Jauh dengan Lengkeng Hawae yang Berkulit Putih

Pertanianku Lengkeng hawae merupakan jenis lengkeng berkulit putih yang sering dibilang mirip dengan lengkeng matalada. Lengkeng ini termasuk salah satu jenis lengkeng yang disukai oleh pehobi buah karena terbilang rajin berbuah, daging buah terasa manis, biji kecil, dan mengeluarkan aroma yang harum.

lengkeng hawae
foto: Toko Trubus

Ukuran buah lengkeng hawae relatif besar dengan diameter 2,5—3 cm. Daging buahnya berwarna transparan dan beraroma harum.

Jenis lengkeng ini adaptif di dataran rendah. Pertumbuhannya paling ideal jika ditanam di ketinggian 200—600 m dpl. Jenis tanah yang disukai lengkeng hawae ialah tanah liat berpasir gembur dan kaya kandungan organik. Lengkeng berkulit putih ini cocok dikembangkan dalam skala komersial dan hobi.

Pada skala hobi, Anda bisa menjadikan lengkeng hawae sebagai tabulampot yang menarik. Pasalnya, warna kulit buah jenis lengkeng ini berbeda dari buah lengkeng umumnya yang dikenal oleh masyarakat. Penampilan tanaman yang menarik dapat menambah keindahan dan kesan asri pada pekarangan rumah Anda.

Tabulampot lengkeng hawae membutuhkan media tanam yang terbuat dari kombinasi pupuk kandang, pasir malang, dan sekam dengan perbandingan 1:1:1. Bibit yang baru ditanam di pot perlu disiram hingga air penyiramannya keluar dari lubang pada bagian bawah pot. Setelah bibit tersebut mengeluarkan tunas baru, keluarkan bibit di area terbuka untuk mendapatkan sinar matahari secara penuh.

Salah satu kunci keberhasilan budidaya tanaman yang perlu Anda ketahui ialah bibit. Bibit yang digunakan harus berkualitas agar tanaman mampu menghasilkan buah. Bibit berkualitas tersebut biasanya tersedia di toko-toko pertanian tepercaya seperti Toko Trubus.

Bibit berkualitas tadi perlu didukung dengan teknik perawatan yang tepat agar dapat rajin berbuah. Perawatan lengkeng hawae terbilang cukup mudah karena jenis lengkeng ini tahan terhadap serangan penyakit. Perawatan yang perlu dilakukan di antaranya penyiraman, pemupukan, pemangkasan, serta merangsang pembungaan dan pembuahan.

Baca Juga:  Manfaat Beras Basmati untuk Kesehatan Tubuh

Pemangkasan diperlukan dalam perawatan agar keindahan bentuk tajuk tanaman yang ditanam di tabulampot tetap terjaga dengan baik.

Dengan perawatan yang intensif, Anda sudah bisa memanen buahnya 4—5 bulan setelah bunga mekar. Buah lengkeng hawae harus dipanen dalam keadaan sudah matang dan tidak bisa dipanen saat masih muda atau menjelang matang.

Untuk mendapatkan bibit lengkeng hawae unggul, Anda bisa langsung mengunjungi lokasi Toko Trubus terdekat di kota Anda. Selain itu, Anda dapat berkonsultasi terlebih dahulu melalui WhatsApp admin Toko Trubus.