Kendali Mutu Produk Kompos


Pertanianku   Pada tingkat industri yang sudah mapan, produk kompos yang dihasilkan seharusnya tidak lepas dari kendali mutu produk sesuai dengan peruntukannya. Secara umum kompos tidak dibolehkan mengandung bahan-bahan yang membahayakan. Kompos juga harus mengandung unsur nutrien yang diperlukan oleh tanaman, walapun jumlah kandungannya tidak besar. Oleh karena itu, diperlukan pengujian untuk mengendalikan mutu produk. Pengujian mutu kompos yang dilakukan biasanya meliputi hal-hal berikut.

Kenali Mutu Produk Kompos

  • pH: pH adalah nilai keasaman dari kompos. Kompos yang matang biasanya mempunyai nilai pH 5,0—8,5. Nilai pH 7,0 adalah netral dan ini baik untuk pemupukan.
  • Senyawa garam: kompos mempunyai spesifitas kandungan senyawa garam terlarut kisaran 1—10. Rekomendasi umum kompos yang baik kandungan senyawa garam terlarut kurang/ lebih 5. Tingkat salinitas yang tinggi (kandungan garam 10—15) sifatnya toksis terhadap tanaman.
  • Kandungan air: persentase kandungan air pada kompos ini tergantung pada bahan kompos daya ikat terhadap air (water holding capacity). Pada awal proses pengomposan biasanya kandungan air berkisar 40—65%, dan pada akhir proses pengomposan 50—60%. Jika kandungan air terlalu rendah, dapat menyebabkan mikroorganisme yang ada kurang aktif.
  • Bahan organik: Kompos dapat dikategorikan bagus jika mempunyai kandungan bahan organik di atas 60%.
  • Total nitrogen: yang dimaksud total N di sini, termasuk N dalam bentuk senyawa amonium, nitrat, dan N-organik. Pada kompos matang biasanya kandungan N pada kisaran 0,5—2,5% (bobot kering). Kompos matang dan sudah stabil, senyawa N yang terkandung dalam bentuk N-organik.
  • C/N rasio: C/N rasio adalah salah satu indikator stabilitas kompos dan kandungan N yang manfaat. Kompos dengan C/N rasio yang cukup tinggi (>25) dapat mengakibatkan unsur N yang layak menjadi tidak layak untuk digunakan. Sementara itu, kompos dengan C/N rasio rendah (<20) akan mudah melepas N-organik untuk layak digunakan oleh tanaman.
  • Bentuk fisik: kompos yang baik akan terlihat ukuran dan warna yang seragam (cokelat-hitam) serta aroma bau yang spesifik seperti tanah.
Baca Juga:  Inovasi Pie Labu Bening Viral di Dunia Maya

 

Sumber: Buku Cara Cepat Buat Kompos Dari Limbah

loading...
loading...