Kendalikan Hama Lalat Buah pada Cabai Saat Musim Hujan

Pertanianku — Musim hujan memang merupakan berkah bagi para petani cabai karena cabai dapat tumbuh subur pada musim hujan. Namun, sayangnya, hujan juga dapat membawa petaka jika petani tidak merawat pohon cabai dengan benar. Pasalnya, pohon cabai sangat rentan terkena penyakit pada musim hujan. Salah satu ancamannya adalah hama lalat buah pada cabai.

lalat buah pada cabai
foto: pixabay

Lalat buah pada cabai akan beterbangan mencari buah cabai yang akan masak dan menancapkan bagian tubuhnya untuk menaruh telur-telurnya di dalam buah cabai tersebut. Lalat yang biasanya melakukan aksi tersebut adalah lalat buah Bactrocera dorsalis.

Gejala cabai yang sudah dihinggapi hama lalat buah ialah mudah rontok dan rapuh. Biji buah berwarna hitam jika buah dibelah, daging buah cabai membusuk, dan terdapat belatung dari lalat buah. Belatung tersebut merupakan bakalan lalat yang menetas dari telur yang sudah ditempelkan oleh induk lalat.

Loading...

Jika dibiarkan, ulat tersebut akan tumbuh membesar dan keluar dari buah, lalu jatuh ke tanah. Lalat akan masuk ke tanah untuk melakukan proses hidup selanjutnya, yakni berubah menjadi pupa. Pupa itu kepompongnya lalat. Setelah proses pupa selesai, akan tercipta lalat baru. Proses tersebut akan berlangsung terus-menerus jika dibiarkan. Jangan heran, jika buah cabai yang sudah diserang lalat, akan memunculkan banyak lalat.

Anda dapat mencegah kehadiran lalat tersebut dengan menjaga sanitasi lingkungan dengan membuang buah yang rontok. Pasalnya, buah tersebut dapat menjadi daya tarik bagi lalat. Selain itu, Anda dapat memberikan perangkap bagi lalat yang masih saja bandel masuk ke perkebunan.

Perangkap tersebut berupa sex pheromone dengan bahan aktif metil eugenol. Bahan tersebut bisa Anda dapatkan di pasaran dengan nama M-Atraktan dan Petrogenol. Namun, perangkap ini hanya berguna untuk menangkap lalat jantan. Pasalnya, metil eugenol adalah bau serangga betina yang sedang birahi sehingga mampu mengundang kehadiran lalat jantan.

Baca Juga:  Cara Mengatasi Tanaman Buah yang Tidak Kunjung Berbuah

Cara lainnya adalah dengan menyemprotkan insektisida secara berselang-seling dengan bahan aktif yang berbeda-beda. Penyemprotan sebaiknya dilakukan pada pagi hari saat embun masih belum hilang. Pada saat itu sayap lalat masih basah dan belum sanggup untuk terbang. Anda juga bisa menambahkan perekat Agristick 0,5 ml/liter jika perlu.

Loading...
Loading...