Kentang Sangkuriang Agrihorti, Varietas Unggulan Balitbangtan

Pertanianku — Kentang merupakan bahan makanan penting karena kandungan karbohidratnya hampir sama dengan nasi dan merupakan salah satu tanaman pangan terpenting ketiga di dunia. Oleh karena itu, banyak negara yang terus menggenjot produksi kentang agar mampu memenuhi seluruh kebutuhan permintaan pasar. Pemerintah Indonesia telah merilis kentang sangkuriang agrihorti, varietas yang lebih tahan terhadap penyakit busuk daun.

kentang sangkuriang agrihorti
foto: pertanianku

Di Indonesia, produksi kentang masih fluktuatif. Hal ini karena penggunaan bibit belum berkualitas sehingga hasil yang didapatkan tidak maksimal. Selain itu, harga bibit yang berkualitas masih dirasa cukup memberatkan petani. Hal tersebut membuat produksi kentang masih fluktuatif. Padahal, permintaan kentang tiap tahunnya selalu mengalami kenaikan. Namun, produksi dalam negeri masih kurang untuk memenuhi seluruh permintaan tersebut.

Kentang berasal dari daerah Amerika Selatan dan merupakan tanaman umbi-umbian yang tergolong tanaman berumur pendek. Tanaman kentang tumbuh dengan sifat menyemak dan menjalar. Batang pohonnya berbentuk segi empat dan daunya berwarna hijau kemerahan atau keunguan.

Loading...

Dilansir dari laman Badan Litbang Kementerian Pertanian varietas sangkuriang agrihorti dihasilkan dari persilangan antara kentang varietas atlantik dengan katahdin sehingga rasa kentang sangkuriang agrihorti hampir sama dengan atlantik.

Keunggulan dari kentang varietas ini adalah memiliki bentuk umbi oval panjang, dapat dipanen pada umur 100—110 hari setelah masa tanam, dapat ditanam pada dataran tinggi serta panen yang dihasilkan sebesar 24,61—34,99 ton/hektare. Kentang varietas ini memiliki daya simpan selama 2—3 bulan seteah dipanen.

Kentang ini juga memiliki pertumbuhan yang sangat baik dan mampu memproduksi umbi dengan kualitas bagus dan dalam kuantitas yang banyak.

Keunggulan lainnya yang dirasa mampu memenuhi seluruh kebutuhan petani adalah tahan terhadap penyakit busuk daun sehingga dapat mendatangkan keuntungan yang relatif tinggi. Pasalnya, bibit kentang yang biasa digunakan adalah bibit biasa yang rentan terkena penyakit dan dapat disesuaikan dengan kondisi lingkungan dan kebutuhan petani.

Baca Juga:  Kondisi Lahan Pertanian di Lebak Banten yang Terkena Banjir

Kehadiran kentang varietas ini merupakan inovasi teknologi yang dinantikan oleh para petani untuk diadopsi langsung di lahan. Varietas terbaru ini pun sudah sangat aman untuk dikonsumsi.

Loading...
Loading...