Gantikan Daging, Keong Sawah Diklaim sebagai Sumber Protein Alternatif


Pertanianku — Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti mendukung pernyataan Mentan Andi Amran yang menyebutkan bahwa keong sawah merupakan sumber protein alternatif. Pasalnya, keong sawah dianggap sebagai sumber pangan tingggi protein murah di tengah tingginya harga daging sapi saat ini.

sumber protein aktif
Google Image

“Keong sawah nutrisinya sangat tinggi. Kandungan gizinya sangat bagus. Kandungan lemaknya juga rendah. Saya dari kecil suka sekali makan keong sawah, apalagi bisa diolah dengan berbagai macam bumbu. Bisa nambah (makan) sampai 5 kali kalau makan dengan keong sawah,” ungkap Susi di Jakarta, Selasa (5/12).

Susi menyayangkan pandangan masyarakat yang menganggap remeh salah satu hama padi ini sebagai sumber protein. Padahal, berdasarkan UU Nomor 45 Tahun 2009 tentang Perikanan, kerang, cumi, udang, keong sawah, dan sebangsanya merupakan jenis ikan yang masuk dalam program pemerintah untuk menambah gizi masyarakat.

Berdasarkan pengakuan Susi, saat ini keong sawah sulit ditemui di pasaran. Untuk itu, ia berencana akan memasukkan keong sawah dalam program minapadi yang diusung Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

“Kami akan masukkan keong sawah ke dalam program minapadi. Keong sawah tidak merusak padi, bukan seperti keong mas yang merusak padi. Jadi win win solution bagi petani. Budidaya keong sawah juga bisa menambah pendapatan petani,” katanya.

Susi mengharapkan perlahan masyarakat bisa mengubah paradigmanya dalam pola konsumsi protein. Artinya, pemenuhan protein tidak hanya bertumpu pada daging sapi, tapi juga menghargai sumber protein lainnya.

“Saya ingin mengingatkan sumber protein kita itu banyak sekali. Bukan hanya daging sapi, tapi juga kerang, telur, ayam, dan terutama ikan. Kandungan protein tinggi tapi harga tidak semahal daging sapi. Ayo kita makan ikan!” ajak dia.

Baca Juga:  Indonesia Didukung Dua Organisasi PBB Soal Kelapa Sawit

Dari sisi kandungan gizi, dalam 100 gram keong sawah terkandung nilai protein sebesar 12 persen, kalsium 217 mg, rendah kolesterol, 81 gram air.

Selain itu, keong sawah juga mengandung niacin serta folat, energi, protein, karbohidrat, kalsium, phosfor, dominasi vitamin A dan vitamin E, serta zat gizi makronutrien.

loading...
loading...