Keren! Peternakan Ini Manfaatkan Konektivitas 5G untuk Pemerahan Susu Sapi

Pertanianku — Sebuah peternakan di Inggris, yakni Friesian, memanfaatkan konektivitas 5G untuk menguji tempat pemerahan susu sapi di masa depan. Soal pemanfaatannya, sapi-sapi yang ada di peternakan tersebut akan dikalungi sebuah perangkat yang telah terhubung dengan jaringan 5G. Perangkat ini bertujuan mengontrol sistem pemerahan susu sapi.

Pemerahan Susu Sapi
Foto: Pixabay

Ketika sapi siap diperah, ia akan mendekati gerbang mesin yang secara otomatis akan terbuka. Perangkat ini akan mengenali individu secara tepat dan menempel pada puting sapi untuk memerah susunya.

Mengutip Reuters, selain dibekali kalung khusus, sapi-sapi ini juga telah mengenakan anting untuk memantau kondisi kesehatannya. Untuk menyediakan infrastruktur pendukung, perusahaan susu sapi ini menggandeng Cisco System Inc. sebagai upaya uji coba konektivitas nirkabel dan seluler di tiga pedesaan di Inggris.

Peternakan ‘pintar’ ini juga memanfaatkan teknologi canggih lain seperti pemanfaatan sikat otomatis yang akan berputar ketika bergesekan dengan sapi. Tirai yang dioperasikan dengan sensor akan terbuka untuk secara otomatis mengirimkan makanan dari gudang melalui sebuah rel yang ditempatkan di langit-langit peternakan.

Melansir laman CNN Indonesia, Manager Proyek Agricultural Engineering Precision Innovation Centre (Agri-EPI Centre), Duncan Forbes mengatakan, perangkat yang dikalungkan pada leher sapi itu tidak berbahaya. Ia menjamin, pihaknya akan terus memantau jika mereka menemukan tanda-tanda sapi mengalami stres akibat mengenakan perangkat tersebut.

“Kami menguji kemampuan 5G untuk mengirimkan data dari sensor (perangkat yang dikalungkan ke leher sapi) dan tidak melalui PC pertanian,” kata Forbes. “Teknologi semacam ini dapat digunakan tidak hanya di sektor pertanian, tetapi juga di masyarakat pedesaan di seluruh negara,” imbuhnya.

Agri-EPI yang terletak di Shepton Mallet yang didanai oleh pemerintah Inggris ini menampung sekitar 50 dari 180 kawanan sapi dari sejumlah peternakan.

Baca Juga:  KKP Kembangkan Budidaya Udang Windu Air Tawar
Loading...