Keripik Kulit Pisang, Ide Camilan yang Lezat

Pertanianku— Pasti Anda lebih sering membuang kulit pisang daripada memanfaatkannya. Padahal, bagian tersebut bisa dimanfaatkan kembali dengan cara diolah menjadi camilan keripik. Dilansir dari Jurnal Teknologi Pertanian karya Rifni Novitasari, keripik kulit pisang terbuat dari kulit buah yang dilumuri adonan tepung tapioka dan tepung beras serta ditambah bumbu rempah dan telur.

kripik kulit pisang
foto: Pertanianku

Pemanfaatan kulit pisang sebagai camilan disebabkan oleh kandungan gizi di dalam bagian kulit buah ini cukup lengkap, mulai dari karbohidrat, lemak, protein, kalsium, fosfor, zat besi, vitamin B, vitamin C, dan air. Unsur gizi yang terdapat di dalam bagian kulit tersebut dapat digunakan sebagai sumber energi dan antibodi bagi tubuh manusia.

Sebelum diolah menjadi keripik, Anda harus melakukan sortasi terlebih dahulu bahan yang akan digunakan. Gunakan kulit pisang kepok yang telah masak dan tidak lembek. Kulit pisang jenis tersebut cocok diolah menjadi keripik karena mengandung karbohidrat yang cukup tinggi. Pilihlah kulit yang berwarna kuning cerah dan tidak cacat agar rasa serta tampilan keripik yang dihasilkan lebih baik.

Agar keripik yang dihasilkan memiliki tekstur yang renyah, Anda perlu merendam kulit di bahan kapur. Gunakan dosis kapur sesuai anjuran agar tidak membahayakan tubuh. Berikut ini ulasan lebih lengkap mengenai cara pembuatan keripik kulit buah pisang.

Bahan-bahan:

  • Kulit pisang kepok
  • Larutan air kapur (1 sendok teh kapur dilarutkan ke dalam 1 liter air)
  • Larutan blanching (NaHSO3 Natrium Bisulfit 2.000 ppm dilarutkan dalam air bersuhu 82—93°C)
  • Kalsium diklorida (CaCl2)
  • Bubuk cabai atau cabai kering
  • Tepung beras
  • Tepung tapioka
  • Telur
  • Bumbu rempah-rempah

Cara membuat:

  • Bersihkan kulit pisang yang sudah disortasi dari kotoran yang menempel pada air mengalir.
  • Tiriskan kulit dan potong dengan ukuran memanjang.
  • Rendam kulit pisang ke dalam air kapur selama 20 menit, lalu tiriskan.
  • Rendam kulit pisang ke dalam larutan blanching selama 5 menit, kemudian celupkan kulit ke dalam air dingin agar kulit tidak terlalu masak, lalu tiriskan.
  • Rendam kembali kulit pisang ke dalam larutan CaCl2 0,2 persen selama 30 menit, kemudian bilas dengan air bersih dan tiriskan.
  • Jemur kulit selama 8 jam hingga kering.
  • Campurkan tepung tapioka dan tepung beras dengan jumlah yang sama, yakni 1:1.
  • Haluskan rempah-rempah bawang putih, garam, ketumbar, dan laos putih.
  • Campurkan bumbu rempah-rempah tersebut ke dalam telur, aduk hingga rata.
  • Tambahkan campuran tepung tapioka dan tepung beras, aduk kembali hingga rata.
  • Celupkan kulit dan masak dengan minyak yang sudah panas. Diamkan selama satu hari dan ulangi proses penggorengannya hingga matang.
  • Tiriskan keripik dan tambahkan bubuk cabai atau cabai kering, lalu kemas dengan kemasan.
Baca Juga:  Media Tumbuh yang Tepat untuk Budidaya Jamur Merang