Ketahui Jenis dan Asal Lovebird


Pertanianku Di alam bebas, tepatnya di hutan Benua Afrika, jenis lovebird tidak banyak. Ragam jenisnya bisa banyak seperti sekarang ini sebab sudah dikawinsilangkan sehingga muncul lovebird jenis baru dengan corak warna bulu yang beragam. Warna dasar bulu lovebird ada yang hijau, abu-abu, hitam, biru, dan silver. Berdasarkan literatur yang ada, sebenarnya hanya tercatat 8—9 lovebird yang dikenali jenis dan asalnya.

Ketahui Jenis dan Asal Lovebird

  1. Agapornis pullaria

Agapornis pullaria memiliki ciri fisik berupa warna bulu merah di bagian muka atau kepalanya. Jenis ini sering disebut dengan lovebird muka merah. Jenis lovebird muka merah banyak hidup dan tersebar di Afrika Tengah dan negara tetangganya, seperti Sudan, Tsaat, Kamerun, dan Kongo yang memiliki banyak dataran rendah dan hutan terbuka.

  1. Agapornis cana

Ciri fisik Agapornis cana adalah berkepala abu-abu sehingga dikenal dengan lovebird kepala abu-abu. Jenis ini bisa dijumpai di Madagaskar.

  1. Agapornis taranta

Agapornis taranta memiliki ciri berupa bulu hitam di bagian ujung sayap. Sementara itu, bagian dahi terdapat lingkar mata berwarna merah pada jantannya. Adapun betinanya terdapat bulu berwarna hijau di bagian dahi. Jenis ini disebut lovebird kerah hitam sebab di tengkuknya terdapat bulu hitam melingkar ke bagian bawah leher. Si lovebird kerah hitam banyak menghuni dan ditemui di dataran tinggi Etiopia.

  1. Agapornis swinderniana

Ciri fisik Agapornis swinderniana berupa bulu badannya berwarna hijau pucat, terutama di bagian kepala dan bagian perutnya. Untuk jenis yang satu ini, cukup banyak ditemukan di Afrika Barat dan Afrika Tengah.

  1. Agapornis fischer

Agapornis fischer juga dikenal dengan nama Agapornis fischeri. Di bagian matanya terdapat lingkaran putih atau seperti menggunakan kacamata (fiscer) sehingga disebut lovebird kacamata. Jenis love yang satu ini bulu tubuhnya didominasi warna hijau terang dan dadanya sampai ke leher terdapat bulu warna kuning kehijauan. Sementara itu, leher sampai kepala bulunya berwarna merah muda dan paruhnya merah menyala. Para kicau mania memburu jenis lovebird kacamata berbulu hijau karena bertipe fighter sehingga sangat cocok untuk dijadikan burung kontes. Jenis ini banyak tersebar dan ditemukan di wilayah Tanzania bagian Utara dan Kenya.

  1. Agapornis roseicollis

Agapornis roseicollis juga dikenal dengan nama lovebird muka salem. Suara yang dikeluarkannya cukup keras. Warna bulunya didominasi hijau. Bagian dahi sampai bagian muka berwarna merah muda. Paruhnya berwarna gading. Tunggirnya terdapat bulu warna biru. Kakinya berwarna keabu-abuan. Jenis yang satu ini banyak ditemukan di Tanzania dan Ruwanda.

  1. Agrapornis personata

Agrapornis personata dikenal dengan nama lovebird topeng karena mukanya berbulu hitam dengan lingkar mata putih, seperti menggunakan topeng. Di kalangan kicau mania banyak juga menyebutnya dengan lovebird jenis dakocan. Sementara itu, bulu dada sampai sayap dan ekor berwarna hijau. Jenis lovebird topeng banyak ditemukan dan tersebar di Zambia, Burundi, Malawi, dan Tanzania Tengah.

  1. Agrapornis nigrigenis

Agrapornis nigrigenis tergolong lovebird bertubuh kecil sehingga disebut lovebird mini oleh penggemarnya. Adapun ciri fisiknya berupa tubuh yang didominasi bulu warna hijau pada bagian atas dan kekuningan pada bagian bawah. Ciri lain yang dapat dilihat berupa bulu warna cokelat kemerahan pada dahi dan bagian ubun-ubun di kepalanya. Sementara itu, bulu tengkuknya berwarna hijau kekekuningan. Paruhnya berwarna merah tua dan kakinya cokelat keabu-abuan. Jenis lovebird mini banyak menghuni dataran tinggi di Nigeria bagian tengah dan Kamerun.

 

Sumber: Buku Love Bird

 

loading...
loading...