Ketahui Penyakit Sapi Nonbakteri yang Umum Menyerang

PertaniankuPenyakit sapi tak hanya disebabkan oleh bakteri. Penyakit ini juga bisa datang dari jenis mikroorganisme lain seperti basil, kapang, parasit, dan lain-lain. Pastikan sapi ternak Anda terbebas dari daftar penyakit ini untuk produktivitas sapi yang lebih tinggi.

Penyakit sapi
Foto: pixabay

Mikosis

Mikosis merupakan gangguan reproduksi ternak sapi. Penyakit ini diakibatkan oleh infeksi kapang Aspergillus fumigatus, Aspergillus absidia, dan Aspergillus mucor. Keberadaan kapang ini dapat diketahui dari fetus yang diaborsikan.

Loading...

Dalam buku Panduan Lengkap Sapi Potong yang diterbitkan oleh Penerbit Penebar Swadaya, diketahui gejala dari mikosis adalah abortus pada pertengahan atau akhir kebuntingan. Biasanya, abortus ini disebabkan infeksi akibat sapi menelan atau menghirup spora kapang dari pakan yang sudah berjamur.

Anaplasmosis

Jenis penyakit sapi nonbakteri yang kedua adalah anaplasmosis. Penyakit ini disebabkan oleh parasit bernama Anaplasma marginale yang menyerang sel-sel darah merah. Gejala yang terjadi jika sapi Anda menderita anaplasmosis adalah kerja jantung yang tidak teratur, sapi susah bernapas, mulut kering, otot gemetar, nafsu makan hilang, depresi, serta produksi susu yang menurun drastis.

Kembung

Ada dua jenis kembung atau bloat yang dapat menyerang sapi ternak, yaitu rumen bloat dan abomasums bloat. Jenis kedua jarang menyerang sapi dewasa. Sementara, penyebab dari rumen bloat justru sangat beragam dan berupa akumulasi gas berlebihan di dalam rumen.

Anda dapat mencari tahu gejala, pencegahan, dan pengobatannya dalam buku Panduan Lengkap Sapi Potong yang diterbitkan oleh Penerbit Penebar Swadaya. Karena jika tidak segera diatasi, gas yang terperangkap akan semakin sulit dikeluarkan dari tubuh sapi.

Cacingan

Sudah bukan rahasia bila sapi sangat rawan terkena cacingan. Cacingan sendiri merupakan parasit internal yang dapat menekan produktivitas sapi. Dua jenis cacing yang paling banyak menyerang dan merugikan peternakan sapi potong adalah cacing hati dan cacing pita.

Baca Juga:  Membuat Probiotik Herbal untuk Ternak Ayam Kampung

Kudis

Kali ini, penyakit sapi yang disebabkan selain bakteri adalah kudis. Kudis sendiri adalah penyakit kulit yang disebabkan tungau jenis Chorioptesbovis. Kudis kerap menyerang bagian kaki dan pangkal ekor sapi. Tungau dapat masuk ke kulit, serta dapat menulari manusia.

Loading...
Loading...