Keunggulan Benih Nila yang Masih Muda

Pertanianku— Salah satu syarat benih nila yang bagus adalah berumur muda. Ukuran benih tidak menjamin umur ikan sama. Jangan terkecoh dengan ukuran yang kecil saja. Benih nila yang masih muda memiliki banyak kelebihan. Oleh karena itu, pembudidaya lebih disarankan memilih benih yang masih muda.

benih nila
foto: Pertanianku

Kelebihan yang dimiliki oleh benih muda dapat membantu pembudidaya mendapatkan hasil produksi lebih maksimal. Sebetulnya, benih yang berumur tua masih bisa dipelihara, tetapi tidak untuk dijual. Benih yang sudah tua lebih sering dipelihara untuk memenuhi kebutuhan sendiri.

Keunggulan pertama dari benih yang masih muda adalah kondisi tubuh yang lebih kuat. Kondisi tubuh yang kuat sudah pasti dapat mengatasi berbagai pengaruh buruk dari lingkungan. Selain itu, benih jadi lebih tahan terhadap serangan penyakit. Dengan demikian, tingkat kelangsungan hidup benih yang masih muda lebih tinggi dibanding benih berumur tua.

Keunggulan selanjutnya dari benih yang masih muda adalah pertumbuhan yang lebih cepat. Benih yang masih muda cenderung lebih cepat tumbuh. Pertumbuhannya hampir setara dengan manusia, mulai dari pertambahan berat dan tinggi badan bayi yang cenderung lebih cepat dibanding orang dewasa. Manusia yang sudah dewasa sudah tidak mengalami pertambahan berat dan tinggi.

Kedua kelebihan tersebut dapat berpengaruh langsung terhadap produktivitas benih. Itu sebabnya banyak yang menyarankan untuk menggunakan benih muda.

Ada beberapa cara untuk membedakan antara benih muda dan tua. Orang awam mungkin akan mengalami kesulitan dalam membedakan umur benih. Namun, jangan khawatir, Anda masih bisa membedakan umur dengan melihat keadaan tubuhnya.

Benih yang masih muda cenderung memiliki sisik yang lebih halus, tubuhnya tidak keras, dan berwarna hitam transparan (bukan kuning).

Baca Juga:  Bantuan Ratusan Lampu LED untuk Penangkapan Ikan Ramah Lingkungan

Ada cara lain yang dinilai lebih jitu, yaitu dengan melakukan pembenihan sendiri. Dengan cara ini, Anda bisa mengetahui perkembangan dan pertumbuhan benih yang dipelihara. Standarnya, benih yang berumur 14 hari berukuran 2—3 cm, pada umur 21 hari benih berukuran 3—5 cm, pada umur 30 hari benih berukuran 5—8 cm, dan pada umur 45 hari benih mencapai 10—12 cm.