Keunggulan dan Kelemahan Membudidayakan Tanaman di Pot Drum

Pertanianku – Tanaman buah yang ditanam dalam pot atau yang lebih populer disebut tabulampot. Bagi para hobiis tanaman buah, tabulampot pasti sudah tidak asing lagi. Apalagi di daerah perkotaan yang memiliki keterbatasan lahan untuk membudidayakannya.

Keunggulan dan Kelemahan Membudidayakan Tanaman di Pot Drum

Salah satu jenis pot yang biasa digunakan untuk tabulampot adalah pot drum. Oleh karena ukuran dari pot drum cukup besar, tabulampot besar yang sudah berusia lebih dari tiga tahun cocok menggunakan pot ini. Tanaman seusia tersebut akarnya akan bebas tumbuh dan berkembang di dalam pot drum.

Loading...

Pot drum terbuat dari drum bekas oli, aspal, atau bahan kimia yang dipotong menjadi dua bagian. Drum bekas oli dapat digunakan hingga lima tahun. Sementara itu, drum bekas bahan kimia dapat tahan hingga lebih dari 10 tahun.

Keuntungan yang didapat jika menggunakan pot drum ini untuk tabulampot sebagai berikut.

  • Harga yang murah dan gampang diperoleh.
  • Mudah untuk membuat drum bekas tampil lebih indah, yaitu cukup mengecat dinding luarnya dengan menggunakan cat minyak.
  • Pot drum tidak mudah pecah layaknya pot tanah liat.
  • Lebih aman jika dipindahtempatkan.

Di samping keuntungan yang ada pada pot drum, pot jenis ini juga mempunyai beberapa kelemahan. Berikut beberapa kelemahan dari pot drum.

  • Pot drum tidak mempunyai lubang-lubang drainase di bagian dasarnya. Untuk melubangi dasar lubang tidak mudah sehingga dibutuhkan waktu yang cukup lama.
  • Air di dalam pot ini tidak mudah meresap karena pot drum tidak memiliki pori-pori. Hal ini bisa mengakibatkan media tanam gampang becek dan tergenang oleh air siraman.
Baca Juga:  Pemberian Air untuk Tanaman Buah Tidak Boleh Dilakukan Sembarangan
Loading...
Loading...